Breaking News:

Virus Corona Jateng

Hasil Swab 10 Nakes Puskesmas Ngargoyoso Negatif, Layanan Rawat Inap dan Bersalin Dibuka Hari Ini

Layanan rawat inap dan bersalin Puskesmas Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar dibuka kembali usai hasil swab 10 nakes dinyatakan negatif virus Covid-19.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Istimewa
Penyemprotan desinfektan oleh petugas BPBD Karanganyar di Puskesmas Ngargoyoso usai diketahui adanya pasien rawat inap terkonfirmasi positif virus Covid-19. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Layanan rawat inap dan bersalin Puskesmas Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar dibuka kembali usai hasil swab 10 nakes dinyatakan negatif virus Covid-19.

Sebanyak 10 nakes itu sebelumnya menjalani tes swab lantaran sempat kontak dengan pasien rawat inap yang terkonfirmasi positif virus Covid-19 setelah dirujuk ke RSUD Karanganyar.

Pasien laki-laki usia 60 tahun itu sempat menjalani rawat inap di Puskesmas Ngargoyoso selama tiga hari. Sehingga layanan rawat inap dan bersalin di Puskesmas Ngargoyoso ditutup sementara mulai Senin (28/9/2020).

24 ASN Pemkab Sukoharjo Positif Corona, Gedung Menara Wijaya Tutup 3 Hari Mulai 2 Oktober

Identitas Korban Kecelakaan Maut Tol Solo-Ngawi, 3 Tewas Seorang Balita Selamat Warga Sleman

Kecelakaan Maut di Tol Solo-Ngawi, Balita Selamat di Pangkuan Ibunya yang Tewas

Prostitusi Online Libatkan Anak Kian Menanjak, Transaksi Gunakan Aplikasi Michat

Kepala UPT Puskesmas Ngargoyoso, Sri Mulyani menyampaikan, para nakes itu menjalani swab tes di Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar pada Selasa (29/9/2020). Hasil swab 10 nakes diketahui pada Jumat (2/10/2020) kemarin dan hasilnya negatif.

"Palayanan rawat inap dan bersalin dibuka lagi hari. Alhamdulillah hasil swabnya (nakes) negatif semua. Selain nakes ada enam warga yang tes swab, hasilnya juga negatif," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, (3/10/2020).

Lebih lanjut, pihak puskesmas telah menyampaikan pengumuman terkait dibukanya kembali layanan rawat inap dan bersalin itu kepada bidan desa dan pemerintah kecamatan.

Terpisah Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan DKK Karanganyar, Dwi Rusharyati berharap kasus serupa yang terjadi di Puskesmas Tawangmangu, Karangpandan dan Ngargoyoso tidak terjadi lagi.

Guna membentengi potensi nakes terpapar virus Covid-19, dirinya meminta supaya petugas tidak lengah dan saling mengingatkan supaya selalu waspada dan menerapkan protokol kesehatan.

"Tidak lengah dan saling mengingatkan. Kejadian ini pasti ada tetapi kalau teman-teman selalu waspada dan patuh standar pengamanan, saya optimistis semua negatif Covid-19," pungkasnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved