Berita Magelang
Kecelakaan Maut ABG Asal Semarang di Jalan Magelang, Polisi Beri Keterangan Dugaan Penyebabnya
Kapolsek menambahkan, Honda Mobilio nahas yang mengalami kecelakaan tersebut mengangkut tujuh penumpang
Kecelakaan Maut ABG Asal Semarang di Jalan Magelang, Polisi Beri Keterangan Dugaan Penyebabnya
TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan maut terjadi ruas Jalan Magelang, tepatnya di kilometer 7,8, Mlati, Sleman, pada Sabtu (3/10/2020) pagi.
Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan roda empat, yakni Honda Mobilio dengan nomor polisi (nopol) H 8571 RG dan Mitsubishi Xpander B 2004 BZP.
Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto, saat dikonfirmasi Tribunjogja.com menyatakan kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 05.45 Sabtu pagi.
• 7 Tahun Ayah Kandung Setubuhi Anaknya, Padahal Masih Rutin Hubungan dengan Istri, Ini Pengakuannya
• Kecelakaan Maut Rombongan ABG Asal Semarang di Magelang, Mobilio Terbang, Tubuh Mereka Berceceran
• Ingin Tahu Jantung Anda Bermasalah Atau Tidak? Coba Sentuh Ujung Kaki, Bisakah? Ini Penjelasannya
• Manajer Bongkar Masa Kelam Rizky Billar Sebelum Kenal Lesty Kejora, Nyaris Jadi Buruh di Korea
Akibat peristiwa tersebut, empat orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian, sementara beberapa orang lainnya dikabarkan mengalami luka-luka.
Kapolsek menambahkan, Honda Mobilio nahas yang mengalami kecelakaan tersebut mengangkut tujuh penumpang.
Dari jumlah itu, empat orang di antaranya dinyatakan tewas di tempat.
Sementara, pengendara Mitsubishi Xpander hanya mengalami luka ringan.
"Dugaan sementara yang Mitsubishi Xpander adalah korban, dan penyebab kecelakaan karena kelalaiannya pengemudi Honda Mobilio yang diduga terpengaruh minuman keras," terang Kapolsek.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Yupri Jujur, menuturkan dirinya juga sempat melihat ada beberapa botol minuman keras di dalam mobil Honda Mobilio.
Yupri yang juga menjadi orang pertama yang melakukan pertolongan pascakecelakaan tersebut, mengaku melihat ada botol minuman keras masih berisi di dalam mobil.
Sedangkan satu botol tanpa isi ditemukan dalam kondisi pecah.
"Botolnya kecil, kayaknya warna merah atau apa gitu saya enggak terlalu nggatikno (memperhatikan). Satu (botol) masih ada isinya, satunya kosong, pecah," urai pria 63 tahun ini kepada Tribun Jogja di lokasi kejadian, Sabtu (3/10/2020) pagi.

Kronologi Kecelakaan
Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto, menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat kendaraan Honda Mobilio dengan nomor polisi (nopol) H 8571 RG melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara menuju selatan.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil diduga oleng kehilangan kendali dan menabrak pemisah tengah atau median jalan.
"Kemudian mobil itu loncat karena menabrak pembatas jalan dan langsung menabrak Mitsubishi Xpander bernopol B 2004 BZP yang melaju dari selatan ke utara," jelas Kapolsek.
Dari keterangan petugas di lapangan, penumpang Mobilio merah yang terpental diduga meninggal dunia, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.
Sedangkan tiga rekannya dievakuasi di RSUD Sleman dengan kondisi luka-luka.

Sementara satu pengendara Mitsubishi Xpander dibawa ke RSA UGM Yogyakarta.
"Korban yang meninggal di evakuasi di RS Bhayangkara Polda DIY dan korban yang luka tengah dirawat di RSA UGM. Untuk kelengkapan identitas dan hal lain masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.
Penumpang Remaja
Penumpang Honda Mobilio merah nopol H 8571 RG merupakan rombongan asal Semarang yang berisikan anak-anak muda.
Mereka diketahui hendak berwisata di salah satu pantai di DIY.
Yupri Jujur, saksi mata dan termasuk orang pertama yang melakukan pertolongan mengisahkan, teman-teman dari rombongan yang terlibat kecelakaan maut ini pun turun dari satu mobil lainnya, kemudian menghampiri lokasi kejadian.
Dari situlah Yupri mendapat informasi mengenai dari mana dan hendak ke mana mereka.

"Ada temannya yang terus semaput melihat teman-temannya itu nggletak (terkapar) di jalan. Kayaknya ini rombongan pakai dua mobil dari Semarang," ujar pria 63 tahun ini kepada Tribun Jogja di lokasi kejadian, Sabtu (3/10/2020).
Yupri menakar, para korban yang berada di dalam Honda Mobilio merah ini berusia belasan tahun.
Semuanya berjenis kelamin laki-laki.
"Umur-umur masih SMA mereka," kata dia.
( tribunjogja.com )
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Keterangan Polisi Terkait Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut di Jalan Magelang Sleman