Jumlah Penumpang Pesawat Masih Jauh di Bawah Normal
Dibandingkan dengan kondisi normal pada Agustus 2019, jumlah penumpang pesawat domestik pada Agustus 2020 anjlok 70,43 persen.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Setelah kebijakan pembatasan pergerakan dengan berbagai moda dicabut sejak Juni lalu, sektor transportasi, khususnya transportasi udara, masih belum dapat pulih sepenuhnya.
Hal itu terlihat dari jumlah penumpang pesawat domestik maupun internasional yang masih rendah.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Agustus 2020, jumlah penumpang penerbangan domestik sebanyak 1,99 juta penumpang.
Jika dibandingkan Juli 2020, realisasi itu memang meningkat 36,23 persen dari 1,46 juta penumpang.
"Jumlah penumpang angkutan udara mengalami kenaikan, Juni, Juli, Agustus 2020 stabil," ujar Kepala BPS Suhariyanto, dikutip Minggu (4/10).
Namun jika dibandingkan dengan kondisi normal pada Agustus 2019, jumlah penumpang pesawat domestik pada Agustus 2020 anjlok 70,43 persen. Sebab pada Agustus 2019, jumlah penumpang pesawat domestik mencapai 6,72 juta penumpang.
Penurunan lebih tajam dialami penerbangan internasional. BPS mencatat, pada Agustus tahun ini, jumlah penumpang penerbangan internasional hanya mencapai sekitar 30.000 orang.
Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah penumpang penerbangan internasional mencapai 1,68 juta penumpang.
Dengan demikian, secara tahunan jumlah penerbangan internasional turun hingga 98.14 persen. "Penerbangan internasional kontraksi jauh lebih dalam yoy (year on year/tahunan)," jelas Suhariyanto. (Kompas.com/Rully R. Ramli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pesawat-maskapai-citilink-di-bandara-yani-semarang.jpg)