Berita Tegal
Roti Goreng Tegal Sudah Ramai Sebelum Odading Viral, Rasanya Gurih dan Ada Wijennya
Kue tradisional asli Bandung, Jawa Barat yang bernama odading beberapa pekan terakhir sedang viral jadi perbincangan netizen.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kue tradisional asli Bandung, Jawa Barat yang bernama odading beberapa pekan terakhir sedang viral jadi perbincangan netizen.
Masyarakat sampai rela mengantre untuk mencoba odading buatan Mang Soleh.
Tidak hanya di Bandung, di Tegal Jawa Tengah masyarakat juga rela mengantre.
Namun di Tegal odading dikenal dengan nama roti goreng.
• Pangeran Harry & Meghan Markle Tak Akan Rayakan Natal Tahun Ini dengan Keluarga Kerajaan di Inggris
• Kampung di Klaten Digeruduk Ratusan Orang, Warga Tutup Pintu Rumah dan Matikan Lampu
• Martin Diciduk Densus 88 Setelah Sembunyikan Terduga Teroris Kelompok JI
• Hasil lengkap Liga Spanyol, Perlahan Real Madrid Perbaiki Posisi Klasemen
Anda bisa mendapatkan roti goreng tersebut di Jalan Semeru Kota Tegal, ke arah selatan sekira 500 meter dari Stasiun Tegal.
Roti goreng di Tegal memiliki rasa manis gurih dan diberi biji wijen.
Karyawan toko, Trisno (28) mengatakan, ada roti goreng dan cakwe yang disediakan setiap pagi.
Ia mengatakan, sehari habis 25 kilogram bahan adonan roti goreng dan cakwe.
Sementara akhir pekan bisa habis hingga 50 kilogram.
Trisno mengatakan, penjualan roti goreng di tempatnya sudah ramai sebelum ada viralnya odading.
"Di sini nyebutnya roti goreng. Emang sudah ramai, sehari habis satu kantong atau 25 kilogram," kata Trisno kepada tribunjateng.com, Minggu (4/10/2020).
Trisno mengatakan, roti goreng di tokonya adalah khas Jawa Timur.
Ia sudah berjualan selama 18 tahun, tepatnya sejak 2002.
Tokonya sehari-hari berjualan mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 10.00.
Untuk roti goreng maupun cakwe dijual Rp 500 per satuannya.
"Di sini cakwenya gurih dan roti gorengnya manis. Bedanya sama odading, di sini roti goreng ada wijennya," ungkapnya. (fba)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :