Breaking News:

Berita Nasional

Sudah Minta Maaf, Proses Hukum Ketua MUI Penghina Wapres KH Maruf Amin Jalan Terus

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan penyidik tetap melanjutkan penyidikan penghinaan pada Wakil Presiden RI Maruf Amin

Editor: m nur huda
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Penmas Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan penyidik tetap akan melanjutkan penyidikan kasus penghinaan terhadap Wakil Presiden RI KH Maruf Amin.

Meskipun, Ketua Majelis Ulama Indonesia itu telah memaafkan tersangka.

"Kasus penghinaan wakil presiden sudah ditangani dan tersangka sudah kita lakukan penahanan. Wakil presiden sudah memaafkan, tentunya secara hukum kami tetap berjalan di atas rel," kata Brigjen Pol Awi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Polisi Mabuk Tak Mau Bayar Ngamuk di Kafe, Todong Kapolsek dengan Senjata 

Pulang, Lampu Mati Suami Dihalangi Istri Masuk Kamar Ternyata Ada Perangkat Desa Tak Pakai Baju

UU Cipta Kerja yang Disahkan DPR, Perusahaan Asing Bisa Bebas Pajak Dividen, Ini Syaratnya

Ini Perubahan UU Cipta Kerja yang Disahkan DPR tentang Pengupahan

Ia menyampaikan perkara kasus penghinaan wakil presiden yang dijerat terhadap tersangka bukan pasal pencemaran nama baik.

Tetapi tersangka dijerat dengan pasal Undang-Undang ITE.

"Kita bukan menggunakan pasal pencemaran nama baik tapi kita gunakan pasal UU ITE terkait ujaran kebencian yang berdasarkan SARA. Sehingga itu tidak perlu delik aduan. Nggak perlu korban melapor," jelasnya.

Namun demikian, penyidik nantinya juga tetap mempertimbangkan seandainya informasi wakil presiden Maruf Amin akan mengirimkan surat menerima permintaan maaf kepada Bareskrim Polri.

"Kita tunggu suratnya kalau memang ada permintaan maaf tadi. Apabila nanti betul ada surat istana wapres tentang permohonan maaf itu nanti jadi pertimbangannya penyidik dalam gelar terkait keputusan. Semuanya kewenangan penyidik. Kami tetap menunggu perkembangan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pemilik akun Facebook Oliver Leaman berinisial SM ditangkap kepolisian atas dugaan penghinaan terhadap wakil presiden RI Ma'ruf Amin. SM merupakan Ketua MUI Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.

Kabar penangkapan itu disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved