Breaking News:

Berita Kudus

Skandal Perselingkuhan Kades dan Bidan Desa di Kudus Berbuntut Panjang

Kasus dugaan perselingkuhan Kepala Desa Dersalam, M Sulaiman dengan bidan desa TH berbuntut panjang.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
via bolmora.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kasus dugaan perselingkuhan Kepala Desa Dersalam, M Sulaiman dengan bidan desa TH berbuntut panjang.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo, mengatakan, jika terbukti benar maka yang bersangkutan dapat terkena sanksi yang berat.

"Semuanya nanti bisa kena sanksi itu jika terbukti benar.

Sanksi itu biar inspektorat nanti yang menilai," jelas dia, Kamis (8/10/2020).

Said Iqbal Presiden KSPI Putuskan Mulai Jumat Besok Buruh Tak Lagi Lakukan Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Bahas Omnibus Law UU Cipta Kerja, Faisal Basri: Pak Luhut Jangan Bawa Ribuan TKA dari China

Mikhayla Dijuluki Politikus Kecil, Begini Cara dia Merayu Kakeknya, Aburizal Bakrie: Bahaya Cucuku

Siapa Massa Misterius Pakaian Serba Hitam di Demo UU Cipta Kerja? Muncul di Bandung Hingga Jakarta

Menurutnya, sanksi yang terberat bagi pelaku adalah pemecatan dari jabatannya.

Pasalnya diketahui keduanya masih memiliki pasangan.

"Mereka sama-sama masih punya pasangan.

Jika terbukti benar yang paling berat dipecat," ujarnya.

Atas kejadian itu, kata dia, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bae telah menjadi fasilitator untuk penyelesaian masalah itu.

"Minggu lalu sebenarnya sudah ada laporan ke kepolisian tapi yang melaporkan ini mencabut gugatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved