Breaking News:

Berita Viral

Saat Sekarat Ayu yang Jenazahnya Ditemukan Termutilasi Masih Kenali Pembunuhnya: Abang Kok Tega

Praka Marten sendiri hadir di ruang persidangan dengan pakaian dinas lengkap, masker, serta mendapat pengawalan yang ketat dari Provost TNI AD

Editor: muslimah
Kolase via Gridhot.id
Korban Ayu Lestari (26) kiri dan penemuan tulang belulang (kanan). 

Saat Sekarat Ayu yang Jenazahnya Ditemukan Termutilasi Masih Kenali Pembunuhnya: Abang Kon Tega

TRIBUNJATENG.COM - Pada Selasa (6/10/2020), Praka Marten Priadinata Candra menjalani sidang pertama di Pengadilan Militer Tinggi I Medan.

Dia merupakan terdakwa kasus mutilasi Ayu Lestari, istrinya sendiri.

Adapun Praka Marten yang berdinas di Kima Korem 023 / Kawal Samudera, Sibolga itu, menjalani sidang pertama dengan surat dakwaan No: Sdak / 55 / VIII / 2020 tanggal 13 Agustus 2020.

Soal UU Cipta Kerja Bahlil Lahadalia Jamin Tak Akan Banyak TKA, Faisal Basri: Saya Punya Datanya

5 Trik Menggoreng yang Tidak Boros Minyak, Lebih Hemat Sekaligus Lebih Sehat

Indah hingga Dijuluki Tol di Atas Awan Batang, Tapi Harus Ekstra Waspada Kalau Mau Lewat Sini

Pemain Anyar AC Milan Dapat Pujian dari Legenda Rossoneri: Usia 20 Tahun Tapi Bermain Sangat Dewasa

Praka Marten sendiri  hadir di ruang persidangan dengan pakaian dinas lengkap, masker, serta mendapat pengawalan yang ketat dari Provost TNI AD.

Dalam persidangan, Praka Marten yang didampingi pembela hukum, Walikota Chk TB Harefa, SH, dan Serma J Nainggolan, SH, MH dari Korem 023 / KS, dikenakan dakwaan primer Pasal 340 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, dengan dakwaan subsider Pasal 338 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Terkait kasus Praka Marten ini, Kepala Hukum Kodam I / Bukit Barisan (Kakumdam I / BB), Kolonel Chk Destrio Irvano SH menjelaskan, pelaksanaan sidang militer ini merupakan transparansi di tubuh TNI, bahwa setiap yang dilakukan oleh prajurit pasti akan dikenakan sanksi hukum sesuai berat-ringan jenis yang dilakukan.

“Dalam persidangan kasus ini, Kodam I / BB secara tegas memberikan dukungan penuh untuk penegakan hukum bagi Prajurit yang melanggar aturan, dan dipastikan tidak akan ada intervensi atau campur tangan dari pihak manapun demi terwujudnya transparansi di tubuh TNI,” tegas Kakumdam.

Sebelumnya kabar heboh penemuan mayat korban mutilasi terjadi di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Belakangan muncul dugaan bahwa korban mutilasi adalah istri anggota TNI.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved