Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Perusuh yang DItangkap di Kebumen Dihipnotis Kapolres, Endingnya Nangis Sungkem ke Orang Tua

Akhir cerita diamankannya para pelajar yang berbuat anarkis saat demo di depan Gedung DPRD Kebumen berakhir dramatis.

IST
Perusuh demo di Kebumen sungkem kepada orangtuanya 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Akhir cerita diamankannya para pelajar yang berbuat anarkis saat demo di depan Gedung DPRD Kebumen berakhir dramatis.

Buntutnya, para perusuh itu diberikan pembinaan oleh Kapolres Kebumen dan hari ini mengungkapkan penyesalannya melakukan penyerangan kepada personel Polres Kebumen, kemarin.

Para pelajar sungkem kepada orang tua, sembari memohon maaf.

Hal ini dilakukan setelah para pelajar dihipnoterapi massal kepadanya oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Alhasil, para pelajar secara sukarela, tanpa paksaan, meminta maaf dan menangis serta tidak akan mengulangi lagi, melakukan Unra jalanan dan pelemparan batu serta perusakan terhadap fasilitas umum.

Para pelajar yang seharusnya terdidik mengaku hanya ikut-ikutan, melakukan pelemparan batu kepada petugas pengamanan Polres Kebumen karena terpancing.

Aksi demo yang dilakukannya bersama dengan teman-temannya pada hari Jumat berawal dari ajakan melalui poster ataupun meme yang beredar viral di group wa ataupun Medsos.

Mereka meyakini apa yang dilakukan itu adalah aksi solidaritas.

"Maafkan saya Pak. Saya sudah bikin bapak kecewa. Saya tidak akan mengulanginya lagi," ucap salah satu pelajar saat sungkem kepada orangtuanya.

Terlihat pula para orang tua berkaca-kaca melihat anaknya mengakui kesalahan.

Halaman
12
Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved