Berita Kendal
Ringankan Beban Buruh, BRT Trans Jateng Sekarang Lewati KIK Kendal
Dishub Provinsi Jateng menambah pemberhentian baru BRT Trans Jateng Koridor Mangkang Weleri.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa tengah menambah pemberhentian baru BRT Trans Jateng Koridor Mangkang Weleri. Kini BRT Trans Jateng melewati Kawasan Industri Kendal. Pemberhentian baru tersebut sudah dapat dinikmati mulai Kamis (15/10/2020).
Adanya pemberhentian baru itu tidak akan meninggalkan pemberhentian yang sebelumnya sudah ada. Pasalnya Bus tersebut hanya melewati KIK pada jam berangkat dan pulang kerja para buruh. Yakni pada Jam 06.30-09.00 dan jam 14.30 - 17.30.
Diketahui tidak melintasi jalan lingkar kaliwungu sepenuhnya, pasalnya bus tersebut akan tetap menggunakan jalur yang sama. Bedanya yaitu saat bus tersebut melintasi simpang pantes (Brangsong Kaliwungu), bus akan masuk ke jalan lingkar kaliwungu untuk ke KIK, selanjutnya kembali lagi dan melintasi jalur sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Satriyo Hidayat mengatakan bahwa pihaknya akan menyiagakan dua unit bus dari 14 unit bus yang tersedia untuk melayani perjalanan tersebut. Namun pihaknyapun tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah bus jika terjadi penumpukan penumpang di Halte KIK.
"Tarifnya tetap sama yakni 2.000 rupiah untuk pelajar, buruh, dan veteran, jika umum tarifnya 4.

000 rupiah," katanya dalam pembukaan rute baru tersebut.
Satriyo mengatakan bahwa adanya bus tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran yang dikeluarkan oleh para buruh untuk digunakan biaya transportasi untuk pekerja. Dengan menggunakan Bus Trans Jateng maka pengeluaran buruh menjadi berkurang sehingga buruh bisa memanfaatkan biaya lainnya untuk menabung hal lain.
"Dengan semakin hemat pengeluaran untuk transportasi, begitu kebutuhan pokoknya bisa tercukupi, daya beli menjadi meningkat," katanya
Sematara itu Bupati Kendal Mirna Annisa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas. Menurutnya hal itu sebagai bentuk perhatia Pemprov Jateng kepada Kendal untuk meringankan beban para buruh.
“Harapanya dengan adanya penambahan jalur BRT di KIK, selain mempermudah para mahasiswa dan karyawan, juga mempermudah para investor-investor yang memiliki pabrik di kawasan industri,” tuturnya. (*)