Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Religi

Niat Sholat Tahiyatul Masjid Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan

Berikut niat sholat tahiyatul masjid yang biasa dilakukan jamaah sholat jumat ketika tiba di tempat ibadah.

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
MUSLIM VILLAGE
Niat sholat tahiyatul masjid lengkap Arab latin dan terjemahan 

Berikut beberapa penjelasan mengenai sholat tahiyatul masjid pada saat jumatan:

  • Dianjurkan untuk menghadiri sholat jumat dengan bersegera sebelum khatib naik mimbar dan hendaklah melakukan sholat tahiyatul masjid ketika pertama tiba di masjid
  • Apabila seseorang datang terlambat setelah khatib naik mimbar, tetap disunnahkan baginya untuk sholat tahiyatul masjid walau khatib sedang khutbah dan dimakruhkan baginya untuk duduk sebelum sholat dua raka’at
  • Dalam keadaan ini, disunnahkan sholat yang ringan, tidak memperpanjang bacaan agar dapat segera mendengarkan khutbah
  • Bolehnya khatib berbicara kepada jama’ah apabila ada suatu keperluan, dan jama’ah yang diajak berbicara boleh menjawab karena dalam riwayat lain Sulaik ditanya terlebih dahulu oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam: أَصَلَّيْتَ يَا فُلَانُ قَالَ لَا قَالَ قُمْ فَارْكَعْ “Apakah engkau sudah sholat wahai Fulan? Beliau menjawab: Belum. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Bangkitlah lalu sholat.”
  • Anjuran untuk selalu memerintahkan yang ma’ruf dan melarang yang mungkar serta membimbing kepada kemaslahatan dalam setiap keadaan, tempat dan waktu
  • Sholat tahiyatul masjid dikerjakan dua raka’at
  • Sholat sunnah di siang hari juga dua raka’at, dua raka’at
  • Sholat tahiyatul masjid masih bisa dikerjakan walau seseorang sudah sempat duduk apabila ia belum mengetahui sebelumnya
  • Sholat tahiyatul masjid tidak boleh ditinggalkan meski di waktu-waktu terlarang untuk sholat, karena pendapat yang kuat insya Allah adalah, sholat-sholat sunnah yang memiliki sebab boleh dikerjakan meski di waktu-waktu terlarang
  • Sholat sunnah tahiyatul masjid termasuk sunnah mu’akkadah, namun apabila sudah dikumandangkan iqomah maka hendaklah segera memutuskan sholat sunnah apa pun dan ikut sholat berjamaah

Kesimpulan dari hadits di atas, disimpulkan bahwa ketika seseorang datang terlambat ke masjid, dan khatib sudah naik mimbar dan memulia khutbah, maka kesunnahan sholat tahiyatul masjid tetap berlaku.

Namun ketika seseorang datang dan imam sudah takbir ataupun muadzzin sudah iqamah, maka sebaiknya tidak melakukan atau dimakruhkan melakukan shalat sunnah dan lebih baik langsung shalat jemaah bersama imam. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved