BPJS Ungaran
Butuh Konsultasi Dokter Online? Pakai Mobile JKN Aja!
Melalui fitur konsultasi dengan dokter di Mobile JKN ini dokter dapat melakukan komunikasi serta edukasi ke peserta tanpa harus melakukan tatap muka.
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Feri Nugroho (30) warga Kabupaten Semarang mengaku merasa terbantu keberadaan Layanan Konsultasi Dokter oleh BPJS Kesehatan secara online melalui aplikasi Mobile JKN.
Menurut warga yang tinggal di Jalan Branti 2, Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, tersebut sejak mewabahnya pandemi Covid-19 dia khawatir jika hendak mengakses layanan kesehatan secara langsung.
"Hingga kemudian seorang teman menginformasikan agar memakai aplikasi Mobile JKN, katanya ada layanan konsultasi dokter gratis ," terangnya, Senin (19/10/2020)
Feri akhirnya mencoba memanfaatkan layanan konsultasi dokter dari aplikasi Mobile JKN.
Benar saja layanan konsultasi ini gratis.
Ia pun mengonsultasikan kondisi kesehatan anaknya yang berusia sekitar 2 tahun
Menurutnya, layanan itu memiliki respons cepat dan sangat membantu.
Melalui fitur konsultasi dengan dokter di Mobile JKN ini dokter dapat melakukan komunikasi serta edukasi ke peserta tanpa harus melakukan tatap muka.
Fitur ini sebagai first contact sehingga peserta dapat diarahkan apakah perlu melakukan kunjungan ke tempat praktik atau tidak.
“Layanan konsultasi dokter di aplikasi Mobile JKN ini mendukung penerapan physical distancing, peserta dapat berkomunikasi melalui chat dengan dokter tanpa harus tatap muka secara langsung. Dengan demikian, risiko penularan berbagai penyakit, termasuk Covid-19, dapat diminimalisasi. Maka dari itu saya sangat mengapresiasi program inovasi BPJS Kesehatan selaku pengelola Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS)," katanya.
Feri mengungkapkan, tidak hanya fitur konsultasi dokter, aplikasi Mobile JKN dianggap memiliki layanan yang cukup lengkap mulai dari cek status kepesertaan, cek premi, mengubah data peserta, iuran, pindah fasilitas kesehatan, mengurus pindah kelas iuran, skrining mandiri, hingga mengakses berbagai artikel kesehatan.
"Berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam program JKN-KIS membuat saya sebagai peserta tidak merasa terbebani dengan iuran dibayarkan. Ke depan saya berharap program JKN-KIS terus berkesinambungan dan bisa lebih baik lagi,”ujarnya.
Feri berpesan agar BPJS Kesehatan lebih gencar lagi dalam melakukan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat agar semua paham.
Sehingga manfaat JKN-KIS ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mobile-jkn-bpjs-ungara.jpg)