Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kesehatan

Tips Jaga Kesehatan saat Lebaran: Batasi Makanan Bersantan dan Manis

Tips agar saat momentum Lebaran dan setelah berpuasa sebulan, tubuh tetap sehat.

Tayang:
Rawpixel via Kompas.com
ILUSTRASI MAKAN: Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Banyumas memberikan sejumlah tips agar saat momentum Lebaran dan setelah berpuasa sebulan, tubuh tetap sehat. Kepala Dinkes KB Banyumas, dr Dani Esti Novia berpesan, masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan mengatur apa saja yang dimakan saat Lebaran. (Rawpixel via Kompas.com) 

TRIBUNJATENG.COM,PURWOKERTO - Momentum lebaran atau Hari Raya Idulfitri menjadi hari yang ditunggu-tunggu umat Islam setelah berpuasa selama sebulan penuh. 

Di Indonesia, perayaan Idulfitri identik dengan silaturahmi dan saling memaafkan dengan keluarga, saudara, tetangga, dan teman.

Tradisi lainnya yang tak ketinggalan adalah hidangan makanan bersantan, seperti kupat sayur, opor ayam, hingga daging rendang.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan saat Perjalanan Mudik, Jaga Pola Makan dan Istirahat

Kemudian makanan manis seperti aneka kue dan minuman manis.

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Banyumas memberikan sejumlah tips agar saat momentum Lebaran dan setelah berpuasa sebulan, tubuh tetap sehat.

Kepala Dinkes KB Banyumas, dr Dani Esti Novia berpesan, masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan mengatur apa saja yang dimakan saat Lebaran.

20260321_Dani Esti Novia
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB), dr Dani Esti Novia. (Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad)

Sebab, saat Lebaran masyarakat Indonesia cenderung menyajikan makanan bersantan.

"Pertama, harus membatasi asupan yang akan menganggu kesehatan. Secukupnya jangan banyak-banyak," katanya kepada tribunbanyumas.com, Jumat (20/3/2026).

Dani mengatakan, makanan bersantan jika dikonsumsi berlebihan maka akan mengganggu pencernaan, termasuk kolestrol.

Lalu, makanan yang manis-manis. Jika dikonsumsi berlebihan, akan berdampak terhadap timbulnya diabetes melitus.

Dia menyarankan, asupan makanan harus tetap seimbang, memenuhi unsur serat, karbohidrat, protein, dan lemak.

"Kemudian yang penting juga, harus minum air putih yang cukup," ungkapnya. (fba)

Baca juga: Puasa Ramadan Menyehatkan, Dekan FEBI UIN Saizu: Kesehatan Adalah Bonus dari Allah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved