Breaking News:

Berita Semarang

Dinkop UMKM Kota Semarang Perbanyak Titik Layanan Pengajuan Izin UMKM

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang memperbanyak titik pelayanan pengajuan nomor induk berusaha (NIB) dan izin usaha.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Bambang Suranggono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang memperbanyak titik pelayanan pengajuan nomor induk berusaha (NIB) dan izin usaha mikro kecil (IUMK) melalui online single submission (OSS) bagi para pelaku UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Bambang Suranggono mengatakan, upaya ini dilakukan agar pelaku UMKM yang belum terdaftar di dinas ataupun baru memulai usaha bisa segera mendapatkan izin usaha.

Beberapa titik pelayanan diantaranya di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Semarang Tengah, dan beberapa titik Gerai Kopimi (Gerakan Masyarakat Koperasi dan UMKM) Kota Semarang. Menurutnya, sejauh ini antusiasme maayarakat mendaftarkan diri sangat tinggi.

"Hari ini saja di Mangkang Wetan ada 59 pelaku usaha yang mendaftar, di Semarang Tengah ada 30 pelaku usaha dan di Gerai Kopimi ada 21 pelaku usaha," sebutnya, Senin (19/10/2020).

Bambang menjelaskan, NIB dan IUMK ini menjadi syarat bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan bantuan presiden (banpres) produktif sebesar Rp 2,4 juta dari Kementrian Koperasi dan UKM. Para pelaku UMKM di Semarang pun memiliki kesempatan untuk mendapatkan bantuan itu.

"Syaratnya memiliki NIB dan IUMK, nah kami dorong agar pelaku usaha yang belum punya bisa membuat melalui OSS," katanya.

Bambang memaparkan, Pemerintah Pusat mengalokasikan banpres untuk 12 juta pelaku UMKM di Indonesia. Tahap I lalu, Dinkop UMKM dan BPKP Provinsi Jateng telah mengusulkan 18.967 UMKM kepada Pemerintah Pusat. Setelah dilakukan verifikasi, 15.701 pelaku UMKM di Semarang berhasil mendapatkan bantuan tersebut.

"Progresnya tahap I ini sedang tahap pencarian. Bantuan ini bisa dijadikan modal para pelaku usaha ditengah pandemi," ujarnya.

Pada tahap II, pihaknya kembali mengusulkan 16.767 pelaku UMKM. Tahap II ini masih dalam proses verifikasi di kementerian. Sementara, pada tahap III nanti, dinas kabupaten/kota diberi kewenangan untuk mengusulkan mulai awal Oktober hingga November mendatang.

"Kami targetkan sebanyak-banyaknya pelaku usaha di Semarang bisa terdaftar agar modal kerja mereka bisa bertambah," ucapnya.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, mengapresiasi upaya gerak cepat yang dilakukan oleh Dinkop UMKM Kota Semarang dengan melakukan penjaringan pelaku usaha hingga tingkat bawah.

"Sangat responsif, apalagi UMKM ini juga terdampak pandemi, dengan memiliki izin untuk diajukan mendapatkan bantuan, tentu bisa meringankan dan menambah modal usaha," kata Pilus, sapaannya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved