Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Anak Mencuri Tertangkap, Ayah Dihajar Massa Tubuhnya Diikat dan Diseret hingga Tewas

Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung telah menyelesaikan 57 adegan rekonstruksi pengeroyokan Suyatno (55) alias Yatno, warga Dusun Puthuk, Desa Nyaw

Editor: m nur huda
Surya
Tersangka memperagakan adegan menyeret korban dengan tali. 

Penganiayaan ini bermula dari tertangkapnya dua anak Yatno, K (17) dan B (16) karena mencuri sepeda motor.

Mereka juga dibantu oleh J (26), yang tak lain adalah anak buah Yatno.

Warga menduga Yatno adalah sosok di balik aksi pencurian itu.

Mereka kemudian berusaha mencari bukti keterlibatan Yatno di ponsel miliknya.

Namun Yatno melawan, tidak mau membukakan kunci layar ponsel itu.

Ponsel itu sempat diserahkan ke istrinya, namun ternyata istrinya juga tidak bisa membuka.

Kemarahan warga pun terpicu sehingga mereka mulai melakukan pemukulan.

Meski sempat jatuh, pukulan warga seperti tidak berpengaruh kepada Yatno.

Warga kemudian mengikatnya, kemudian melepas celana panjang yang dipakainya seperti penggambaran adegan ke-35.

Setelah itu kekebalan Yatno seperti menghilang, dan setiap pukulan warga mulai melukainya.

Dia diikat dan diseret dari rumah Yani hingga ke pos kamling, kemudian diujani pukulan.

Selanjutnya diseret lagi hingga ke kebun tebu.

Yatno sempat duduk dan dipeluk oleh istrinya.

Tiga polisi dari Polsek Sendang juga datang dan berusaha melindunginya.

Namun warga yang marah terus menghujani Yatno dengan pukulan, hingga terkapar di ladang tebu.

Dia meninggal dunia saat dibawa ke RSUD dr Iskak. (David Yohanes/day)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Anak Tertangkap Mencuri, Sang Ayah Dipukul Beramai-ramai Hingga Tewas, Tubuhnya Diikat & Diseret

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved