Berita Semarang
Pasar Sentiling Festival Kota Lama Semarang 2020 Tetap Digelar, Dibagi 7 Kloter Setiap Harinya
Rangkaian Festival Kota Lama 2020 di Semarang akan tetap dilanjutkan di era new normal ini dengan menggelar Pasar Sentiling, Jumat (23/10 - 1/11/2020)
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rangkaian Festival Kota Lama 2020 di Semarang akan tetap dilanjutkan di era new normal ini dengan menggelar Pasar Sentiling, Jumat (23/10 - 1/11/2020).
Berbeda dari tahun sebelumnya yang dilaksanakan di sepanjang jalan area Kota Lama, Pasar Sentiling kali ini akan difokuskan pada tiga gedung yakni Gedung Geo Wehry & Co., Gedung Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI), dan Gedung Soesman Kota Lama Semarang.
Dua gedung di antaranya digunakan untuk bazar kuliner, sedangkan satu gedung lainnya untuk gelaran konser musik.
Baca juga: Jerit Tangis Naufal Saat Hewan Kesayangannya Disita BKSDA: Dibeli dari Uang Tabungan 1 Tahun
Baca juga: Ini Nominal Gaji PNS Lengkap dari Tertinggi hingga Terendah
Baca juga: Ditemukan Lagi 15 Makam Kuno Wong Kalang di Kawasan Hutan Blora
Baca juga: Dipecat DPP PDIP, Mugiyono: Lebih Baik Dipecat Daripada Khianati Dawuh Kiai
"Bazar akan fokus di dua tempat, Gedung Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) dan Gedung Soesman Kota Lama Semarang," ungkap Katarina Keket, Koordinator acara Festival Kota Lama, Kamis (22/10/2020).
Katarina memaparkan, pemusatan acara di dalam gedung ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19.
Antisipasi dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat mulai dari menggunakan thermal scan untuk mengecek suhu tubuh, hingga reservasi online dan transaksi pembayaran digital.
Di samping itu, kata dia, pembatasan pengunjung akan dilakukan dengan membagi tujuh kloter setiap harinya.
"Setiap kloter pada masing-masing gedung akan dibatasi sebanyak 50 pengunjung.
Pengunjung dapat membeli voucher untuk tiket masuk sekaligus sebagai alat bayar untuk menikmati kuliner yang ada di dalam gedung," terang Katarina.
Lebih lanjut Katarina memaparkan, dalam gelaran Pasar Sentiling kali ini pengunjung dapat menikmati berbagai kuliner legendaris hingga makanan dan minuman internasional dari 31 stand.
Kuliner legendaris dapat dinikmati di gedung GKBI di antaranya sate ayam athara, pisang plenet Mbah Toerdi, telur puyuh kembar, tongseng kambing Bu Bekti, dan lainnya.
Sedangkan makanan internasional dapat dinikmati di gedung Soesman di antaranya Toko Oen, Oud En Nieuw, blaster food, blaster coffee, dan zelabavel.
"Jam buka nantinya mulai pukul 11.00 sampai 21.00 WIB pada weekend dan pukul 15.00 sampai 21.00 WIB saat week day.
Penyelenggaraan even ini, kami ingin tetap konsisten meskipun di tengah pandemi Covid-19 sekaligus agar pergerakan UMKM di Kota Semarang tetap berjalan.
Semoga acara kami ini juga dapat menjadi percontohan bagi even lain yang melibatkan banyak orang namun tetap ada pembatasan," tukasnya. (idy)
Baca juga: Pemotor Tewas Kecelakaan di Jalan Kudus-Pati, Kurangnya Penerangan Ikut Andil jadi Penyebab
Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari ini Jumat 23 Oktober 2020 Turun Rp 4.000 Berikut Daftar Lengkapnya
Baca juga: Selalu Terlihat di Rumah Sule, Seperti Apa Kediaman Asli Nathalie Holscher? Yuk Intip
Baca juga: Ini Jawaban Chef Renatta Ditanya Alasan Putus dari Dikta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tampak-pengunjung-di-gedung-gabungan-koperasi-batik-indonesia-gkbi-kota-lam.jpg)