Berita Video
Video Ada 31 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan di Sungai Petungkriyono
Polisi melakukan rekonstruksi pembunuhan Itang Subechi (18) warga Kelurahan Poncol, Pekalongan yang dilakukan Faozi.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq
Gunting yang dipegang tersangka sempat terlepas, korban terus memberontak dan berteriak meminta tolong. Kemudian, saat mulutnya terbuka tersangka memasukkan 4 jari-jari tangannya ke dalam mulut kurban.
Bagian gunting yang masih dipegangi tersangka ditusukkan ke leher bagian kiri, lalu bagian wajah, kepala, dan salah satunya ke bagian dada sebelah kiri korban.
Setelah badan korban sudah tidak bergerak lagi, tersangka berhenti menusuk korban. Setelah itu, tersangka menarik tubuh korban dan menjatuhkan tubuh korban ke sungai yang tingginya kurang lebih 3 meter.
Selesai membuang tubuh korban ke sungai, tersangka membersihkan diri di sungai tersebut.
Kendaraan korban yang terparkir di bawa tersangka dan di jual dengan harga Rp 2,2 juta.
Keluarga yang melihat rekonstruksi tak kuasa, atas perbuatan keji yang dilakukan tersangka terhadap anaknya.
Chaerudin (57) ayah korban mengatakan, pembunuhan yang dilakukan Muhammad Faozi sangat mengerikan sekali.
"Saya melihat rekonstruksi, mengerikan sekali Faozi membunuh anak saya," kata Chaerudin.
Dirinya meminta kepada tersangka dihukum seberat-beratnya.
"Saya menyaksikan reka ulang pembunuhan itu. Ternyata sangat keji dan mengerikan dan meminta dihukum dengan hukuman setimpal," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Pekalongan Adi Wibowo mengatakan, hasil rekonstruksi ini akan dicocokan dengan keterangan tersangka dalam pemeriksaan.
"Hasil ini sebagai bahan proses selanjutnya dari kasus ini," katanya.
Diberitakan sebelumnya, sebelum membunuh, Muhammad Faozi (31) tersangka pembunuhan di Petungkriyono, mengajak Itang Subechi (18) jalan-jalan sampai ke wilayah Kabupaten Batang.
Muhammad Faozi melancarkan aksinya ketika sampai di Sungai Welo, Dukuh Sokokembang, Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
"Saya membunuh Itang, pada Senin (21/9/2020) sore. Setelah dibunuh jasadnya saya buang ke Sungai Welo," kata Faozi tersangka pembunuhan Kamis (24/9/2020) malam.