Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Hari Terakhir Libur Panjang, Pengunjung Padati Objek Wisata Purwahamba Indah Kabupaten Tegal

Pengunjung terlihat memadati objek wisata Purwahamba Indah atau biasa dikenal dengan nama Pur'in, yang memiliki daya tarik utama berupa pantai dan anj

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pengunjung terlihat memadati objek wisata Purwahamba Indah atau biasa dikenal dengan nama Pur'in, yang memiliki daya tarik utama berupa pantai dan anjungannya.

Objek wisata yang berada di wilayah pantura tepatnya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal ini, tidak hanya menyajikan pantai yang indah.

Tapi juga taman bermain yang luas, dan tempat-tempat untuk pengunjung yang mungkin ingin menikmati angin laut atau sekedar menyantap hidangan.

Belum lagi terdapat spot foto dengan latar belakang pantai lepas yang luas. Serta terdapat bebatuan disana, sehingga memudahkan pengunjung yang ingin berfoto.

Koordinator Bagian Penarikan Loket Objek Wisata Pur'in, Agung Riyadi mengatakan, selama libur panjang Maulid Nabi sejak Rabu (28/10/2020) lalu, ada peningkatan jumlah pengunjung yaitu sekitar 40 persen dari hari biasanya.

Namun kenaikan tersebut, tidak terlalu signifikan jika dibandingkan musim libur sebelum adanya pandemi Covid-19.

Karena sebelum adanya pandemi, jumlah pengunjung jauh lebih banyak dari pada sekarang ini. Apalagi di musim libur panjang.

"Ya lumayan ada peningkatan jumlah pengunjung sekitar 40 persen.

Tapi ya memang tidak terlalu signifikan dan masih cenderung sepi.

Mulai ramai malah hari ini, sebelumnya sejak Rabu sampai Sabtu pengunjung biasa saja, tidak ada peningkatan yang drastis," ujar Agung, pada Tribunjateng.com, Minggu (1/11/2020).

Ditanya mengenai mayoritas asal pengunjung, Agus mengaku kebanyakan masih dari warga lokal Kabupaten Tegal dan warga sekitar objek wisata.

Selebihnya, baru pengunjung dari luar kota. Di antaranya seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Semarang, dan lain-lain.

Adapun kondisi saat ini, menurut Agus sangat berbeda dari libur panjang tahun-tahun sebelumnya.

Karena biasanya pengunjung yang mendominasi berasal dari daerah Jawa Barat. Namun sejak pandemi Covid-19, pengunjung paling warga lokal saja.

"Sejak Sabtu (31/10/2020) kemarin dan Minggu ini, jumlah pengunjung rata-rata ratusan orang. Kebanyakan dari mereka ya menikmati wisata di pantai, duduk di tikar yang tersedia, spot foto, dan ada penyewaan ban untuk berenang juga.

Tapi kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," jelasnya.

Mengenai protokol kesehatan yang diterapkan, Agus mengaku sama seperti yang sudah ditetapkan, yaitu wajib mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disiapkan, dan menjaga jarak satu sama lain minimal satu meter.

Selain itu, juga terdapat pengecekan suhu tubuh. Maksimal suhu tubuh yaitu 37,5 derajat celcius.

Jika ada pengunjung yang suhu tubuhnya lebih, tidak diminta untuk langsung pulang.

Tapi disarankan istirahat terlebih dahulu, jika dirasa sudah cukup dicek kembali suhu tubuhnya.

Jika sudah lebih baik, maka pengunjung diperbolehkan masuk ke area wisata.

"Harga tiket hari biasa untuk dewasa Rp 3.000 dan anak-anak Rp 2.500.

Sedangkan hari libur harga tiket dewasa Rp 3.500 dan anak-anak Rp 3.000 per orang.

Kami hanya meminta uang tiket masuk saja, selebihnya untuk spot foto tidak ada biaya tambahan," tuturnya.

Meski kondisi saat ini masih belum stabil dan pihaknya juga terdampak pandemi Covid-19.

Namun Agus menuturkan, pihaknya tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik.

Ia juga berharap kondisi akan segera pulih, sehingga objek wisata Pur'in yang juga menjadi salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Tegal kembali ramai seperti biasanya sebelum ada Covid-19.

"Ya sejak beroperasi kembali sekitar bulan Juni atau Juli 2020 lalu, jujur jumlah pengunjung masih termasuk sepi.

Tapi ya mau bagaimana lagi, mungkin kondisi ekonomi masyarakat juga sedang tidak baik semenjak Covid-19.

Sehingga kami berharap semoga keadaan segera membaik dan objek wisata kembali ramai seperti biasanya," harap Agung. (dta)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved