Breaking News:

Operasi Zebra 2020

Operasi Zebra 2020 Berlangsung Hingga Akhir Pekan, Polisi Hunting di Titik Rawan Pelanggaran

Operasi Zebra 2020 masih digelar hingga sepekan kedepan atau 8 November 2020 pasca-libur panjang. Lebih mengedepankan proses edukasi yang bersifat sim

IST
Ilustrasi - Operasi Zebra Polres Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengingatkan bahwa pihaknya masih menggelar Operasi Zebra 2020 hingga sepekan kedepan atau 8 November 2020 pasca-libur panjang.

Lebih mengedepankan proses edukasi yang bersifat simpatik di tengah masa pandemi virus corona alias Covid-19, petugas lapangan dipastikan tidak melakukan razia seperti tahun lalu.

"Namun jika memang ada pengendara yang melanggar aturan berkendara, tetap kita tindak. Sifatnya hunting pada titik-titik yang jadi kerawanan pelanggaran," kata Sambodo saat dihubungi, Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Heboh Lele Jumbo Sepanjang Satu Meter Tertangkap Saat Bendungan di Bondowoso Digelontor

Baca juga: Daftar Rincian UMP 2021 di Pulau Jawa, DIY Terendah Disusul Jawa Tengah

Baca juga: Dump Truk Lindas Mobil Patroli di Tol Tangerang, 6 Orang Terluka, Sopir Melarikan Diri

Baca juga: Sakit Perut, Arsy Hermansyah Dilarikan Ke RS, Ashanty Ungkap Penyebabnya, Ashanty: Ada Virus

"Kita lebih menekankan giat preemtif. Jadi, tilang bukan prioritas," lanjutnya.

Sambodo menjelaskan, ada beberapa jenis pelanggaran lalu lintas yang jadi fokusan atau target utama, yakni pengendara yang tidak menggunakan helm, tak mengenakan sabuk pengaman, melanggar marka jalan atau stop line, menerobos masuk jalur TransJakarta, sampai melawan arus.

"Biasanya, melawan arus paling banyak. Pada operasi pekan awal hasilnya seperti itu. Terkait datanya, nanti sedang dikumpulkan," ujar dia.

Penerapan sanksi atau denda pelanggaran akan merujuk pada Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

Sebagai contoh, untuk pelangaran tak menggenakan helm, dendanya sebesar Rp 250.00.

Sedangkan marka jalan atau tak berhenti di belakang stop line, sanksinya mulai dari pidana dua bulan hingga denda paling banyak Rp 500.000.

Sementara melawan arus, denda paling banyak yang akan diterapkan adalah sebesar Rp 500.000 atau kurungan penjara selama dua bulan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingat, Operasi Zebra 2020 Masih Berlangsung Hingga Akhir Pekan"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved