Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dandim Batang Dicopot

Respons Letkol TNI Dwison Evianto Soal Pencopotan Jabatan Sebagai Dandim 0736 Batang

Letkol Dwison Evianto menanggapi pencopotan jabatannya sebagai Dandim 0736 Batang.

Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Letkol Dwison Evianto menanggapi pencopotan jabatannya sebagai Dandim 0736 Batang.

Letkol Dwison menyampaikan secara lapang dada keputusan pencopotan jabatannya tersebut.

Saat dikonfirmasi, ia menjelaskan sangat berterima kasih kepada masyarakat Batang atas dukungannya.

Baca juga: Hendak Sholat Subuh, Suami Bunda Maya Curiga Air Wudhu Bau Busuk, Ada Mayat Guru Ngaji di Sumur

Baca juga: Tagih Utang Nyawa Melayang, Bunda Maya Guru Ngaji Dibunuh Ditemukan Tewas di Sumur, Ini Pelakunya

Baca juga: Inilah Sosok Mantan Istri Chef Juna WNA Bule Amerika, Cerai Karena Jarang. . .

Baca juga: BREAKING NEWS: Tak Terima Dandim Letkol TNI Dwison Dicopot, Massa Geruduk Kantor Kodim 0736 Batang

"Namun Surat Keputusan (Sukep) yang telah dikeluarkan menjadi perintah, dan sebagai prajurit saya wajib melaksanakan, serta tidak bisa menawar lagi," paparnya, Rabu (4/11/2020).

Dilanjutkannya, dia akan mematuhi prosedur sesuai arahan dari pimpinan yang disampaikan lewat Sukep.

"Jika masyarakat Batang ada yang ingin menyampaikan aspirasi, bisa menyampaikan secara langsung ke atasan kami," jelasnya.

Letkol Dwison juga menjelaskan, kabar terkait pencemaran nama baiknya sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

"Kami sudah melaporkan hal itu, nantinya menunggu tindak lanjut dari pihak berwajib," tambahnya.

Adapun di luar ruangan Dandim 0736 Batang, jumlah massa semakin banyak.

Usai berorasi spanduk bertuliskan dukungan mereka pasang di sekitar halaman Kodim.

Massa juga sempat melakukan Shalat berjamaah untuk kemudian meninggalkan Kodim.

Namun sebelum meninggalkan Kodim, perwakilan massa menuturkan akan menggelar aksi dukungan kembali.

"Kami tak terima, esok hari kami akan gelar aksi dukungan kembali.

Entah nanti kami akan bertahan di Masjid, alun-alun atau ke Kodim lagi.

Kami tidak akan berhenti sebelum ada alasan resmi atas pencopotan jabatan Dandim," imbuh Bramantyo satu di antara perwakilan massa.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved