Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Focus

Sang Pemersatu Bangsa

Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 ditetapkan sebagai Hari Pahlawan melalui Keppres Nomor 316 tahun 1959 pada 16 Desember 1959.

Penulis: galih permadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG
FOKUS Tribun Jateng 10-11-2020 

Hari ini tepat tanggal 10 November. Saban tahun kita peringati sebagai Hari Pahlawan.

Penulis: Galih Permadi, wartawan Tribun Jateng

PERINGATAN Hari Pahlawan 10 November untuk mengingat pertempuran Surabaya yang terjadi pada 1945. Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 ditetapkan sebagai Hari Pahlawan melalui Keppres Nomor 316 tahun 1959 pada 16 Desember 1959.

Satu sosok yang paling menumental dalam setiap peringatan Hari Pahlawan adalah Bung Tomo. Hal yang perlu menjadi tauladan dari sosok Bung Tomo yakni sebagai sosok pemersatu bangsa.

Saoedara-saoedara, di dalam pertempoeran-pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah menundjukkan bahw ra’jat Indonesia di Soerabaja, Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe, Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi, Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,
Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan, Pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematera,
Pemoeda Atjeh, pemoeda Tapanoeli & seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini,

Di dalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan pasoekan-pasoekan ra’jat jang dibentuk di kampoeng-kampoeng, Telah menoenjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol, Telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe terdjepit di mana-mana.

Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah & putih, maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!, demikian penggalan pidato Bung Tomo yang memimpin dan mengobarkan semangat Arek-arek Suroboyo saat pertempuran di Surabaya.

Baca juga: Ini Alasan Vladimir Putin Tak Mau Ucapkan Selamat Ke Joe Biden Atas Hasil Pemilu Amerika

Baca juga: Dampak Kepulangan Pentolan FPI Habib Rizieq Shihab Pagi Ini, Jalan Tol Ke Bandara Lumpuh

Baca juga: Pesan Khusus Ki Manteb Sudarsono pada Gading Pawukir: Kalau Bisa, Lebihi Bapakmu

Indonesia yang beragam menjadi kekayaan tersendiri. Jika mampu dikelola secara tepat akan menjadi sebuah kekuatan. Namun, di sisi lain menjadi sebuah tantangan dan masalah apabila terjadi kesenjangan.

Hari Pahlawan bisa dijadikan momentum semakin mempererat hubungan yang selama ini renggang hanya karena konflik agama, perbedaan pendapat, hingga perbedaan junjungan. Bahkan dalam satu keluarga saja, beda pendapat dianggap lawan.

Apalagi sebulan lagi, tepatnya 9 Desember 2020, akan digelar pemilihan kepala daerah serentak. Jangan sampai hanya karena beda pandangan politik, timbul perpecahan dan konflik di masyarakat hingga berujung pada tindakan destruktif.

Jangan sampai warisan Pilkada 2017 di DKI Jakarta dan Pilpres 2019 kembali terulang. Hanya karena perbedaan pilihan, membuat bangsa ini terpecah belah.

Sudah saatnya kita bersatu. Apalagi kondisi ekonomi terdampak pandemi membutuhkan kerja bareng agar segera pulih kembali. Seperti yang diungkapkan Pahlawan Nasional, Moh Yamin: Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri.

Jadikan slogan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya omong kosong belaka. Namun bisa direfleksikan, dihayati dan diaktualisasikan dalam kehidupan menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia menghargai pluralisme.

Baca juga: Pahlawan dan Nasionalisme Pemuda

Baca juga: Tinggal 2 Bulan Jadi Presiden AS, Donald Trump Pecat Menhan Mark Esper

Baca juga: Puisi Bunga Bangsa Amal Hamzah

Ya, jangan hanya bersatu dan kompak karena video syur mirip Gisella Anastasia, Jesicca Iskandar, atau Anya Geraldine. Lalu teriak lantang, “Mereka Sang Pemersatu Bangsa!”. “Eh, kui asli apa nggak Met?,” mendadak Mas Bambang bertanya. “Yang asli ada badaknya,” celetuk Slamet.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved