Breaking News:

Pilkada Blora 2020

Tak Netral, Kepala SD Negeri di Blora Kampanyekan Paslon Pilkada di Acara Pendidik Anak Usia Dini

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora kembali mengirim rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Blora, Sugie Rusyono 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora kembali mengirim rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Hal itu dilakukan karena terdapat ASN yang memenuhi unsur pelanggaran netralitas setelah dilakukan pleno.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Blora, Sugie Rusyono mengatakan ASN tersebut merupakan seorang kepala sekolah.

Baca juga: Sebulan Lagi Menikah, Emy Ditemukan Tewas di Gunungpati Semarang, Begini Kondisi Tunangan

Baca juga: Berita Duka Romo Maryono SJ Meninggal Dunia

Baca juga: Kecelakaan Maut Pesepeda Semarang Terjatuh Meninggal Setelah Sepeda Standing Lewati Undakan

Baca juga: Pemancing Sungai Serayu Banjarnegara Sempat Lihat Detik-detik Warga Tenggelam

Dia terbukti memenuhi unsur pelanggaran atas perundang-undangan lainnya.

"Telah diputuskan laporan masyarakat berkaitan netralitas ASN terbukti melanggar pelanggaran hukum lainnya dalam hal ini Undang-undang ASN nomor 5 Tahun 2014," ujar Sugie, Jumat  (13/11/2020).

Lebih lanjut Sugie mengatakan, bahwa peraturan lain yang turut disangkakan adalah Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

Juga Peraturan Pemerintah Nomor  53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dimana ASN atau PNS diharuskan netral dalam Pemilu maupun Pilkada.

"Setelah kami plenokan dan bahas dengan sentra Gakkumdu, hari ini kami sampaikan rekomendasi Bawaslu Blora ke KASN," kata Sugie.

Diketahui ASN tersebut adalah Lilik Supriadi.

Dia merupakan Kepala Sekolah SDN 1 Bogorejo, Kecamatan Japah.

Dia terbukti memenuhi unsur pelanggaran karena mengampanyekan untuk mendukung salah satu pasangan calon saat kegiatan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Blora, Lulus Mariyonan mengatakan, bahwa pihaknya komitmen akan tegas menindak pelanggaran dalam Pilkada untuk mewujudkan keadilan. 

Kemudian berkaitan dengan pelanggaran ASN yang telah diputuskan, pihaknya merasa prihatin dan berharap peristiwa yang melibatkan ASN dalam politik praktis tidak terjadi lagi.

Sebelumnya, Bawaslu Blora melayangkan rekomendasi ke KASN karena terdapat seorang lurah di Kecamatan Blora yang turut dalam satu pertemuan.

Di dalam pertemuan tersebut, lurah berinisial AW turut dalam yel-yel yang isinya dukungan ke salah satu pasangan calon. (goz)

Baca juga: Peringatan 9 Tahun BHHC, Gelar Pameran Foto-Foto Lawas Banyumas

Baca juga: Finansial Terdampak Penghentian Kompetisi, Bos PSIS Sebut Harusnya Ada Sinkronisasi 3 Pihak

Baca juga: Vidi Aldiano Zoom Call dengan PJ Morton Keyboadist Maroon 5, Netizen: Bangga Gue

Baca juga: Viral Foto KTP Pria di Denpasar Salah Jadi Wanita Cantik

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved