PSIS Semarang
Kompetisi Mandek karena Pandemi Covid-19, PSIS Semarang Diuntungkan Hal Ini
General Manager PSIS Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto mengaku pandemi covid-19 yabg kemudian berujung pada penghentian kompetisi tahun ini cukup banyak
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - General Manager PSIS Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto mengaku pandemi covid-19 yabg kemudian berujung pada penghentian kompetisi tahun ini cukup banyak mempengaruhi kondisi tim.
Selain soal keuangan yang sudah pasti menjadi tidak stabil, kondisi tim yakni kebugaran fisik juga jelas berpengaruh.
Sebab, kompetisi dihentikan dan agenda klub dilibhrkan membuat para pemain mengalami penurunan kebugaran fisik.
Baca juga: Janda Cantik PNS Kepergok Warga Mesum di Kamar Bersama Mantan Suami Sudah Beristri
Baca juga: Viral Kisah Pemuda Disabilitas Warga Kebumen Nikahi Wanita Pujaannya
Baca juga: 3 Anggota DPRD Jateng Meninggal Dunia, 2 Orang Terpapar Corona
Baca juga: Komentar Pedas Letjen TNI Purn Agus Widjojo: Harus Ada yang Berani Lawan Habib Rizieq
Namun lebih dari itu, satu hal yang disebutnya perlu diperhatikan yakni soal menjaga mental di masa penghentian kompetisi.
"Untuk menjaga mental itu tidak gampang. Karena bola ini butuh chemistry yang terbangun harus sangat kuat," kata Liluk baru-baru ini.
Dikatakan pria berusia 46 tahun tersebut, tim Mahesa Jenar cukup beruntung karena pada musim ini tak banyak perubahan materi pemain dengan musim kompetisi sebelumnya.
Sehingga dalam membangun chemistry tak seberat membangun skuad dari nol.
"Alhamdulillah, di PSIS ini dari tahun kemarin ke 2020 alhamdulillah kita tidak ada perubahan besar dalam komposisi pemain.
Jadi untuk membangun chemistry itu kita tidak perlu waktu lama.
Itu harus kita bangun dan harus berkumpul agar mental pemain juga cepat bangkit," ucapnya.
Chemistry yang terjalin baik antar pemain dikatakan Liluk membawa dampak positif bagi mental pemain terutama pada saat menghadapi kompetisi.
Ia mencontohkan pada saat mengawali kompetisi Liga 1 2020 musim ini, para pemain PSIS memiliki mental luar biasa sehingga cukup apik dalam tiga penampilan awal.
Yakni dua kali menang dan sekali kalah.
Hasil tersebut juga membuat PSIS melaju ke posisi papan atas klasemen sementara dengab berads di peringkat kelima.
Oleh sebab itu, jika kompetisi kembali berlanjut Liluk menyebut pihaknya optimis PSIS akan tetap tampil impresif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/general-manager-psis-semarang-2020.jpg)