Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

WhatsApp

Cara Gunakan Search The Web, Fitur Baru WA WhatsApp Cegah Hoaks

Aplikasi chat WA WhatsApp merupakan aplikasi chat yang umum digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari.

Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
androidpit.com
Aplikasi chat WA WhatsApp merupakan aplikasi chat yang umum digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. 

TRIBUNJATENG.COM - Aplikasi chat WA WhatsApp merupakan aplikasi chat yang umum digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari.

Jika kamu merupakan pengguna aplikasi chatting ini, jangan lupa untuk segera mengupdate versi paling baru dari WA WhatsApp.

Selain untuk mempermudah berkomunikasi, dalam versi terbaru WA WhatsApp telah menambahkan beberapa fitur.

Di antaranya adaalah fitur Search The Web dari aplikasi WA WhatsApp.

Baca juga: Segera Update WA WhatsApp Ada 5 Fitur Baru

Baca juga: Cari Tahu Nama Tanaman Lewat Scan Snapchat, Begini Caranya

Baca juga: Ini Cara Mudah Keluar dari Google Classroom di PC maupun HP

Baca juga: Ini Detail Fitur Family Pairing, Orangtua Bisa Awasi Konten Anak di TikTok

Fitur baru ini hadir ketika pandemi virus corona, saat semakin banyak pengguna WA WhatsApp untuk berkomunikasi dengan keluarga, rekan kerja, teman dan lain-lain.

Pada April tahun ini WA WhatsApp memberlakukan batasan tambahan tentang seberapa sering suatu pesan dapat dibagikan di platformnya.

WhatsApp mengatakan bahwa pesan apa pun yang telah diteruskan lima kali atau lebih kini akan dibatasi.

Hal itu untuk mencegah pengguna meneruskannya ke lebih dari satu obrolan (kontak) sekaligus.

Layanan yang dimiliki Facebook ini juga bermitra dengan beberapa organisasi pengecekan fakta di seluruh dunia.

Sehingga dapat membantu pengguna memverifikasi klaim yang dibuat dalam sebuah pesan.

Jika kamu pengguna WA WhatsApp yang sudah mengupdate aplikasi ke versi terbaru.

Sekarang kamu dapat memeriksa fakta di WhatsApp melalui bot Fact-Checking Network (IFCN) atau Jaringan Pengecekan Fakta Internasional.

Bot IFCN WhatsApp dibuat untuk mengatasi tantangan misinformasi, khususnya selama pandemi COVID-19.

Bot ini menghubungkan orang-orang dengan pemeriksa fakta independen di lebih dari 70 negara.

Selain itu bot ini juga memiliki basis data terbesar dari kepalsuan yang berkaitan dengan virus corona.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved