Breaking News:

BPJS Ungaran

Cerita Ibu Santi, Peserta JKN-KIS yang Sering Manfaatkan Mobile JKN

Santi Rahmawati (42) adalah salah satu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang merasa puas dengan fitur-fitur

IST
Manfaat Mobile JKN dirasakan Santi sangat memudahkan peserta 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Santi Rahmawati (42) adalah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang merasa puas dengan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Mobile JKN.

Sejak BPJS Kesehatan menyosialisasikan penggunaan Mobile JKN di tempat kerjanya, ia selalu merekomendasikan pemanfaatkan aplikasi ini kepada kerabatnya.

"Saya sering ditanyai status kepesertaan teman-teman karyawan, terutama saat mereka mau berobat. Untuk itu saya selalu menyarankan agar mereka mengeceknya sendiri lewat aplikasi Mobile JKN," ujar Santi (24/11).

Santi yang merupakan Supervisor di salah satu pabrik di Ungaran ini mengatakan penggunaan aplikasi Mobile JKN dirasa sangat efektif dalam mengakomodir kebutuhan karyawan.

Ia menjelaskan sebelum ada Mobile JKN, setiap perubahan data harus disampaikan dan diurus oleh SDM kantor pusat.

"Untuk perusahaan yang SDM-nya banyak dan dari banyak cabang misal, apabila kepengurusan terpusat kan relatif lama. Sedangkan kalau lewat Mobile JKN, pegawai bisa mengurus langsung. Pegawai bisa melakukan perubahan faskes sendiri dan per tanggal 1 bulan depannya sudah berubah dan bisa digunakan. Jadi membantu sekali," kata Santi.

Melengkapi kisahnya, beberapa waktu lalu Ia sempat memanfaatkan layanan JKN-KIS untuk berobat di Klinik Daerah Ungaran.

Sesampainya di rumah, ponselnya menunjukkan notifikasi adanya survei kepuasan atas layanan kesehatan yang baru saja diterimanya.

Fitur ini pun membuat Santi terkesan.

"Kunjungan pasien terdata dengan baik, bahkan hingga feedback (umpan balik) dari saya pun terdokumentasi. Semoga saja ada pengembangan-pengembangan lain yang bisa menjadi sarana perbaikan layanan kesehatan sehingga akan lebih meningkatkan performa program JKN-KIS ini," tutup Santi

Mobile JKN adalah aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel android maupun iOS yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan.

Hingga saat ini Mobile JKN telah diunduh oleh 96.511 orang peserta di wilayah Ungaran.

Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat seiring adanya pembatasan layanan tatap muka di kantor BPJS Kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved