Pilkada Serentak 2020
Heboh Beredar Skor Penilaian Debat Paslon Purbalingga, Ini Klarifikasi KPU
Skor penilaian itu menunjukkan, Paslon Oji-Zaini unggul dengan perolehan skor 495 dari Paslon Tiwi-Dono yang hanya memeroleh skor 390
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG. COM - Debat terbuka pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga selesai digelar, Rabu malam (25/11/2020).
Masing-masing Paslon saling adu visi misi dan program kerja untuk membawa kemajuan bagi daerah.
Siapa pemenang dalam pertarungan gagasan ini?
Tentu debat bukan untuk mencari pemenang hingga pantas dipilih menjadi pemimpin daerah.
KPU hanya memfasilitasi kedua Paslon untuk menyampaikan gagasannya terkait materi yang diajukan panelis.
Selebihnya, masyarakat sendiri lah yang menilai dan menentukan Paslon mana yang pantas mereka pilih pada hari pencoblosan nanti.
Tetapi entah darimana muasalnya, beredar skor penilaian debat publik Pilkada 2020 Kabupaten Purbalingga.
Di bawah papan skor itu tertulis keterangan, penilaian dilakukan tokoh jurnalis, akademisi dan organisasi masyarakat.
Indikator penilaian meliputi, argumentasi atau substansi pemikiran, tata berbicara dan strategi.
Skor penilaian itu menunjukkan, Paslon Oji-Zaini unggul dengan perolehan skor 495 dari Paslon Tiwi-Dono yang hanya memeroleh skor 390.
Sebagai penyelenggara resmi debat publik Pilkada 2020, KPU Purbalingga dengan cepat mengklarifikasi informasi yang telah beredar di media sosial itu.
"Skor nilai yang beredar di media sosial dan media lainnya adalah berita bohong," kata Komisioner KPU Purbalingga Andri Supriyanto, Kamis (26/11/2020)
KPU Purbalingga, kata Andri, tidak pernah bekerja sama dengan pihak manapun untuk menilai debat, apalagi memberikan skor penilaian atas hasil debat itu.
Ia pun tak mengetahui darimana muasal atau yang memproduksi informasi itu.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan meski beda pilihan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bereti-purbalingga-hoax.jpg)