Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mahfud MD Langsung Tes Swab Usai Ketum PBNU Positif Covid-19

Mahfud MD mengaku sempat melakukan kontak dan mengobrol langsung dengan Said Aqil yang dinyatakan positif covid-19 pada Sabtu lalu.

Tayang:
Editor: Vito
DOK TRIBUN
Menkopolhukam Mahfud MD 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengaku sempat melakukan kontak dan mengobrol langsung dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj.

Said Aqil dinyatakan positif covid-19 pada Sabtu (28/11). Mahfud MD mendapat kabar Said Aqil positif covid-19 dari Ketua Umum PBNU itu sendiri. Bahkan, Said Aqil meminta dirinya segera melakukan tes swab.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itupun menaruh rasa hormat kepada Said Aqil dan Haedar Nashir. Menurut dia, Said Aqil dan Haedar Nashir mengedepankan keselamatan orang lain selain diri sendiri.

"Hormat, pimpinan puncak kedua ormas Islam terbesar itu selain menjaga dirinya juga menjaga orang lain dari bahaya covid-19. Keduanya terbuka memberitahu tentang serangan/ancaman covid pada dirinya, dan meminta agar orang lain yang berinteraksi memeriksakan dirinya atau tidak menemuinya dulu," ucap Mahfud, Senin (30/11).

Sebelumnya, Said Aqil dinyatakan positif covid-19 pada Sabtu (28/11). Hal itu disampaikan sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce. "Izinkan saya menyampaikan kabar berita bahwasanya pada Sabtu 28 November pada pukul 19.30, hasil PCR Swab dari Al Mukarom Prof Dr KH Said Aqil Siroj menunjukkan hasil positif," ujarnya, seperti dikutip dari NU Online, Senin (30/11).

Sofwan mengatakan, Said Aqil menyampaikan permohonan doa dari segenap masyarakat serta warga Nahdliyin, khususnya para kiai untuk kesembuhannya.

"Atas arahan beliau kami diminta menyampaikan kabar ini dengan harapan dan memohon doa dari Bapak Ibu sekalian warga NU, khususnya poro masyayikh, saya mohon doa untuk kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa penyembuhan ini," tuturnya.

Sofwan mengabarkan, saat ini Said Aqil dalam kondisi baik, dan dirawat intensif di sebuah rumah sakit di Jakarta. Melalui Sofwan, Said Aqil menyampaikan, covid-19 bukanlah aib ataupun hal buruk. Virus itu bisa mengenai siapa saja, dari latar belakang apa saja.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga pesannya, yakni dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan lupa cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak.

"Dengan itu semua, insyaallah kita akan bersama-sama terhindar dan mampu mengatasi dan melewati covid-19 ini dengan baik," ucap Sofwan.

Ketua PBNU, Marsudi Syuhud mengungkapkan, awalnya Said Aqil merasakan gejala seperti masuk angin dan kelelahan. "Secara fisik hanya dia merasa seperti capai begitu. Seperti masuk angin, kembung saja," jelasnya.

Marsudi mengungkapkan, Said Aqil lalu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter pribadi, karena masuk angin yang dirasakannya. Sebelum penanganan dokter, Said Aqil lebih dahulu menjalani pemeriksaan covid-19, hingga diketahui positif Covid-19.

"Karena beliau biasa dan punya dokter, kemudian check up sendiri. Ketika dokter melihat, zaman sekarang kan walau masuk angin juga di-treatment covid-19 kan. Lah ketika ditreatment Covid ternyata positif," paparnya.

Ia memastikan, keluarga dan orang terdekat yang melakukan kontak dengan Said Aqil juga telah dilaksanakan tes swab.

Adapun, korban meninggal dunia akibat covid-19 ddi Indonesia terus bertambah, termasuk dari tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Data terbaru tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hingga 28 November mencatat sebanyak 180 dokter meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona, di mana Provinsi Jawa Timur menempati posisi pertama dengan jumlah kematian dokter terbanyak di Indonesia.

Sementara itu, Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebutkan, update hingga Senin (30/11) ada tambahan 4.671 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia, sehingga total menjadi 538.883 kasus positif corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 4.725 orang sehingga menjadi sebanyak 450.518 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 130 orang menjadi sebanyak 16.945 orang. (tribun network)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved