PSIS Semarang
Bek PSIS Semarang Ini Sebut 2 Pemain Timnas U-19 yang Dicoret karena Indisipliner
Bek tengah PSIS Semarang Abdul Abanda Rachman turut angkat bicara soal video viral dua mantan penggawa Timnas U-19 sedang berada di kelab malam yakni
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bek tengah PSIS Semarang Abdul Abanda Rachman turut angkat bicara soal video viral dua mantan penggawa Timnas U-19 sedang berada di kelab malam yakni M Yudha Febrian dan Serdy Ephy Fano.
Sebelum beredar video tersebut, keduanya baru saja dicoret dari TC Timnas U-19 karena disebut melakukan tindakan indisipliner yang berat.
Satu diantaranya yakni pulang ke tempat penginapan pukul 03.00 dini hari.
Menurut Abanda, apa yang dilakukan dua pemain tersebut sangat disayangkan.
"Melihat dari tragedi dua anak muda kemarin itu bisa dibilang buang kesempatan emas.
Semua pemain itu pengen ke Timnas. Pengen kesitu.
Tapi disia-siakan dengan hal yang tidak penting. Terutama pulang larut malam," ungkap Abanda saat dihubungi Tribun Jateng, Minggu (6/12/2020) siang.
Sebagai salah satu anggota Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), ia mengaku memberikan jempol untuk pelatih Timnas saat ini Shin Tae Yong yang memberikan hukuman tegas bila pemainnya melakukan tindakan indisipliner.
Hal itu ia katakan tak seketat ketika ia masih membela Timnas junior era 2011 sampai 2013.
"Ngeri juga pelatih Timnas sekarang. Di jaman saya di Timnas junior dulu tidak setegas ini. Mereka langsung disuruh pulang," katanya.
"Sayang sekali, apa yang mereka cari tengah-tengah malam seperti itu. Ini persiapan ke jenjang Timnas itu panjang. Shin Tae Yong panggil orang saja pilihnya sangat detail.
Sampai masuk di situ, justru kesempatan dibuang percuma," tambah mantan penggawa PSM Makassar itu.
Menurutnya, bukan hanya sang pemain yang bersangkutan yang mengalami kerugian.
Namun juga berdampak pada keluarga dan kerabat yang kecewa akan tindakan indisipliner itu.
"Kasihan keluarga, teman-teman terdekat pada kecewa. Saya bilang kecewa tapi saya salut dengan komandan Shin Tae Yong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/abdul-abanda-rachman-2020.jpg)