Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ungaran

Curah Hujan Tinggi, BPBD Kabupaten Semarang Siapkan Posko Terpadu

BPBD Kabupaten Semarang menyiapkan Posko Terpadu mengantisipasi kejadian bencana alam akibat curah hujan tinggi.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto. TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - BPBD Kabupaten Semarang menyiapkan Posko Terpadu mengantisipasi kejadian bencana alam akibat curah hujan tinggi.

Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan mengantisipasi curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini secara berjenjang seluruh camat telah disampaikan imbauan.

“Prediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2021. Imbauan sudah kami sampaikan melalui camat, terutama ditujukan bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. Kami juga sudah menyiapkan posko terpadu,” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (14/12/2020).

Menurut Heru, sebaran daerah rawan bencana berdasarkan pemetaan tidak berubah dari tahun sebelumnya. Dari 19 kecamatan, genangan air dan bencana banjir masih di wilayah Ambarawa dan Ungaran. 

Ia menambahkan, potensi bencana tanah longsor, rawan terjadi pada beberapa desa di Kecamatan Banyubiru, Getasan, Jambu, Ungaran Timur, Ungaran Barat, dan Pringapus. 

“Potensi terjadinya angin ribut juga kami waspadai. Kesiapan SDM maupun sarana prasarana termasuk logistik dari BPBD selalu siap 24 jam,” katanya

Pihaknya mengungkapkan, langkah mitigasi BPBD selain menyiapkan SDM internal juga melibatkan dari sukarelawan SAR lintas komunitas untuk membantu tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Semarang.

Dikatakannya, yang utama apabila terjadi bencana masyarakat diharapkan cepat melaporkan informasi awal kejadian ke Posko BPBD Kabupaten Semarang melalui nomor telepon (024) 76901679. 

"Dengan begitu, TRC dan potensi SAR yang siaga bisa cepat menuju lokasi kejadian. Saya mengapresiasi seluruh pihak dalam melayani warga terdampak bencana alam maupun bencana non alam dalam hal ini Covid-19," ujarnya (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved