Berita Nasional
Inilah 2 Sosok Orang Terkaya di Indonesia 2020, dari Jualan Rokok
Majalah Forbes belum lama ini merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia di periode tahun 2020. Di daftar teratas masih didominasi wajah-wajah lama
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Majalah Forbes belum lama ini merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia di periode tahun 2020.
Di daftar teratas masih didominasi wajah-wajah lama.
Daftar miliader paling tajir ini berdasarkan komposisi kepemilikan saham dan informasi keuangan yang diperoleh dari keluarga dan perorangan, bursa saham, analis, dan sumber-sumber lainnya.
Jumlah kekayaan juga memperhitungkan kepemilikan saham yang dimiliki di berbagai perusahaan terafiliasi.
Baca juga: Identitas 2 Polisi Korban Mobil Polsek Kalijambe Ditabrak Kereta, 1 Anggota TNI Masih Dicari
Baca juga: Identitas 2 Polisi Korban Mobil Polsek Kalijambe Ditabrak Kereta, 1 Anggota TNI Masih Dicari
Baca juga: Kecelakaan Mobil Patroli Polsek Kalijambe Sragen Ditabrak Kereta, Berisi 4 Polisi & TNI
Baca juga: Rekonstruksi, Terungkap Penembakan Laskar FPI Pengawal Rizieq Shihab Berawal dari Perlawanan
Baca juga: Mobil Patroli Polsek Kalijambe Sragen Ditabrak Kereta Api, Satu Jenazah Belum Ditemukan
Peringkat tersebut mencantumkan kekayaan individu dan keluarga, termasuk yang dibagi di antara kerabat.
Dari daftar 50 orang terkaya tersebut, ada beberapa nama pengusaha yang sumber kekayaannya berasal dari perusahaan rokok.
Berikut daftarnya:
1. Hartono bersaudara
Pemilik perusahaan rokok Djarum, Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, kembali menduduki posisi orang paling tajir di Indonesia.
Keduanya mempertahankan posisi paling pucak WNI paling kaya sejak beberapa tahun terakhir.
Selain bisnis rokok, kekayaan dua bersaudara ini ditopang oleh Bank BCA.
Keuntungan lama serta kenaikan saham bank swasta terbesar di Indonesia ini mendorong kenaikan kekayaan mereka.
Selain itu, baik Djarum maupun BCA menjadi induk dari banyak anak perusahaan.
Forbes mencatat, kekayaan bersih keduanya yakni sebesar 38,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 548,73 triliun (kurs Rp 14.140).
Di luar rokok dan perbankan, Grup Djarum lewat GDP Venture, kini juga berekspansi dalam modal ventura yang banyak berinvestasi pada sejumlah perusahaan startup besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/daftar-orang-terkaya-di-indonesia-2020-versi-forbes.jpg)