Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Guru Ngaji di Semarang Sulap Limbah Jadi Miniatur Robot

Tangan dingin guru ngaji ini menghasilkan ratusan karya miniatur robot dan motor Harley yang dibeli berbagai penikmat karya seni dari Eropa dan Asia

Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq

Ketika itu dia masih mencari komposisi bahan dan cara perakitan karya. 

Satu karya miniatur proses pembuatannya memakan waktu bervariasi tergantung kerumitan. 

Menurutnya, paling lama satu karya diselesaikan selama  satu minggu. 

"Terkait harga kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 2 juta," jelasnya. 

Di sisi lain, masa pandemi ini merupakan tantangan baginya. 

Pasalnya, penjualan karya miniaturnya 80 persen tergantung dari pameran. 

Sisanya 20 persen dari jaringan maupun penjualan online. 

Padahal selama pandemi otomatis tak ada pameran yang berpengaruh pada penjualan karyanya. 

"Namun ini hanya hobi bagi saya karena hobi jadi tetap jalani dengan perasaan bahagia. Pekerjaan utama ya ngajar ngaji ke anak-anak," terangnya. 

Kendati demikian, hal itu tak menghentikan ide-ide kreatif dari Indar. 

Selepas pandemi dia berencana membuat karya daur ulang yang lebih kreatif. 

Di antaranya menciptakan miniatur robot berukuran jumbo yakni setinggi 2 meter. 

"Karya tersebut sedang saya siapkan semoga terwujud," ungkapnya. 

Selama proses berkarya tersebut, Indar melakukannya di sela-sela kesibukan mengajar mengaji. 

Biasanya membuat miniatur dia lakukan saat pagi hari hingga siang hari saat sedang tak mengajar mengaji. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved