Breaking News:

Berita Sragen

752 Personel Gabungan Diterjunkan Dalam Operasi Lilin Candi dan Tahun Baru di Sragen

Sebanyak 752 personel diterjunkan dalam pengamanan Operasi Lilin Candi dan Tahun Baru 2021.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi usai apel gelar pasukan di lapangan Yonif Raider 408/Suhbrastha Sragen, Senin (21/12/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sebanyak 752 personel diterjunkan dalam pengamanan Operasi Lilin Candi dan Tahun Baru 2021.

Seluruhnya telah mengikuti apel gelar pasukan di lapangan Yonif Raider 408/Suhbrastha Sragen, Senin (21/12/2020).

"Kami akan terjunkan sebanyak 178 dari Polri,  bantuan dari TNI dan instansi lainnya total ada 752 personel untuk Operasi Lilin Candi dan Tahun Baru," kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi usai gelar pasukan.

Ardi mengatakan ada lima pos pengamanan di gereja, dua di jalur Alteri dan tiga pos berasa di tengah pemukiman warga. Selain itu juga ada dua pos untuk menjaga lalu lintas di rest area.

Personel yang diterjunkan ini akan bersifat mobile mengingat berada di Pandemi Covid-19, mengurangi adanya kerumunan sehingga tidak terlalu banyak personel di pos pengamanan tersebut.

Pelaksanaan Operasi Lilin Candi tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat sesuai dengan perintah dari pimpinan.

"Perlu diingat bahwa negara telah mengeluarkan banyak biaya untuk mengantisipasi Pandemi, oleh karena itu kita harus mendukung upaya pemerintah."

"Jangan sampai segala energi yang telah dikeluarkan oleh negara ini menjadi sia-sia dengan adanya kegiatan masyarakat yang tidak berdisiplin dalam mentaati protokol kesehatan," katanya.

Antisipasi adanya pelanggaran protokol kesehatan, Ardi mengatakan sudah berkomunikasi dibantu oleh rekan-rekan TNI, kabupaten serta memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Ardi mengatakan sebelumnya di apel Operasi Candi 2020 telah dilakukan pengecekan personil TNI-Polri maupun instansi lainnya dan sarpras yang akan digunakan.

Pengecekan guna mensukseskan Operasi Lilin Candi 2020 yang mana operasi kali ini merupakan suatu kegiatan khusus dengan memiliki target atau tujuan khusus.

"Kita juga perlu menyadari bahwa selain target untuk aman tertib juga aman dan selamat karena dalam masa Pandemi Covid-19 tentu kita juga memiliki target bisa sehat," katanya.

Ia melanjutkan operasi ini bisa dikatakan  sangat berat yang diberikan negara kepada organisasi Polri. Ardi mengatakan pihaknya membutuhkan dukungan dan back up dari TNI serta dari pemerintah Kabupaten Sragen.

Upaya tersebut diharapkan hasil akhir dari Operasi Lilin Candi dapat sesuai dengan yang diharapkan oleh pimpinan. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved