Berita Jateng

Jalur Pendakian Gunung Slamet Telah Dibuka, Pendaki Luar Jateng Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen

Pendakian Gunung Slamet via Bambangan dan Gunung Malang secara resmi telah dibuka kembali sejak Kamis (17/12/2020).

Editor: m nur huda
Istimewa
Sejumlah personel Banser mengibarkan 17 bendera Merah Putih di puncak gunung tertinggi di Jawa Tengah, Gunung Slamet, yang masuk wilayah Kabupaten Banyumas, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNJATENG.COM - Pendakian Gunung Slamet via Bambangan dan Gunung Malang secara resmi telah dibuka kembali sejak Kamis (17/12/2020).

Pembukaan jalur pendakian via Bambangan dikarenakan cuaca di area basecamp dan puncak Gunung Slamet terpantau cerah, tidak seperti beberapa waktu sebelumnya.

“Untuk akhir-akhir ini cuaca bagus. Sudah satu minggu terlihat cerah,” kata Ketua Pengelola Basecamp Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Saiful Amri kepada Kompas.com, Sabtu (26/12/2020).

Baca juga: Pintu Tol Solo-Jogja Akan Dibangun di Kelurahan Gergunung Klaten, Pengukuran Masih Berlangsung

Baca juga: Video Pelemparan Bom Molotov di Masjid Al Istiqomah Cengkareng, Pelaku Sudah Diamankan Polisi

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jakarta Selatan Sebabkan Pengendara Motor Tewas, Sopir Hyundai Tersangka

Baca juga: Update Corona Wonosobo Hari Ini Minggu 27 Desember 2020: 4.155 Positif Covid, Jateng 88.032

Kendati demikian, jika kondisi cuaca memburuk, Saiful tidak menampik bahwa pihaknya akan menutup kembali jalur pendakian.

Bahkan, penutupan bisa dilakukan secara dadakan, tergantung situasi dan kondisi cuaca yang terpantau di sana.

Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan dan Gunung Malang ditutup pada 7 Desember karena cuaca ekstrem.

Mengutip Kompas.com, Senin (7/12/2020), Saiful saat itu mengatakan bahwa pembukaan kembali kedua jalur tersebut tergantung dengan cuaca setempat.

“Kondisi dari kemarin itu cuaca ekstrem, jadi keputusan kami dari pengelola basecamp memang untuk tutup sementara sampai cuaca benar-benar membaik,” katanya.

Kala itu, dia mengungkapkan, beberapa waktu belakangan pihaknya kerap mengalami hujan badai.

Bahkan, hujan es sempat turun pada 22 November 2020.

Apabila ingin mendaki, Saiful menyarankan agar calon pendaki memeriksa aplikasi cuaca atau menghubungi basecamp terlebih dahulu untuk mengetahui informasi cuaca terkini.

Bagi pendaki yang datang dari luar Jawa Tengah (Jateng), mereka wajib membawa surat keterangan rapid test antigen.

Sementara pendaki dari Jateng hanya membawa surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan setempat.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Asyik, Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Buka Lagi"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved