Breaking News:

Berita Regional

Polisi Tak Akan Menahan Penabrak Orang Menyeberang di Jalan Tol, Kapolda: Tak Ada Hukum Lalulintas

Polisi menegaskan tidak akan menahan penabrak orang yang menyeberang di jalan tol. Hal tersebut terkait adanya modus baru bajing loncat.

ISTIMEWA
Tiga anak perempuan berboncengan menggunakan sepeda motor masuk ke Jalan Tol Jakarta Cikampek (Japek), viral di media sosial. 

Polisi menegaskan tidak akan menahan penabrak orang yang menyeberang di jalan tol. Hal tersebut terkait adanya modus baru bajing loncat.

TRIBUNJATENG.COM, MEDAN - Pihak Polisi Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Utara tidak akan menahan pengendara lalulintas yang menggunakan jalan tol, apabila menabrak orang. 

Hal ini terkait dengan aksi bajing loncat yang beroperasi di jalan tol.

Menurut Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, modus baru pencurian bajing loncat saat ini adalah sengaja menyeberang di jalan tol, dan pura-pura tertabrak.

Setelah itu, kawanannya akan langsung menghampiri mobil dan membawa senjata tajam untuk mencuri. 

Baginya, tidak ada hukum lalulintas yang diberlakukan terhadap peristiwa tersebut.

Lantaran, fasilitas penyeberangan warga sudah disediakan pengelola jalan tol.

Seharusnya tidak nekad menyeberangi jalan tol

"Modus baru bajing loncat sekarang pura-pura menyebrang dan tertabrak.

Kalau lakalantas di jalan tol tidak ada hukumnya bila ini tejadi," katanya saat menggelar pertemuan dengan awak media beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved