Breaking News:

Liga 1

Malam Tahun Baru, Asisten Pelatih PSIS: Kami Bakar-bakar Ikan

Asisten pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury menyempatkan kembali ke kampung halamannya di Tulehu.

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL
Imran Nahumarury 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Asisten pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury menyempatkan kembali ke kampung halamannya di Tulehu, Maluku di penghujung tahun 2020.

Kebetulan, saat ini kompetisi sedang vakum sehingga ia memiliki waktu cukup luang kembali ke kampung halamannya.

Kepada Tribunjateng.com, Imran mengaku ia kembali ke Ambon setelah dua tahun lamanya tak mengunjungi tempat kelahirannya. Selain karena pandemi covid-19, gempa yang sempat terjadi di Kota Ambon membuatnya menunda ke kampung halaman.

Berbicara soal penghujung tahun, tentunya identik dengan perayaan menjelang pergantian tahun.

Imran menyebut, malam pergantian tahun di Kota Ambon maupun di kampung halamannya di Tulehu sebetulnya sama dengan kota-kota lain. Namun untuk tahun ini ia menyebut tak seramai dengan tahun-tahun sebelumnya sebab adanya aturan pemerintah melaksanakan protokol kesehatan.

"Tahun baru ramai seperti kota-kota lain. Tapi dengan dalam situasi pandemi tidak seramai seperti sebelumnya. Pemerintah juga sudah memberikan himbauan ke masyarakat Kota Ambon bahwa masyarakat tidak boleh metqyakan berlebihan," kata Imran.

"Tidak boleh berkerumun," tambahnya.

Menyadari penerapan protokol kesehatan, Imran mengatakan ia memilih berkumpul bersama keluarga di rumah.

"Paling di rumah saja bakar-bakar ikan," katanya.

Berkumpul bersama keluarga dikatakan Imran sebagai satu hal yang istimewa.

"Pulang kampung itu kan yang utama adalah keluarga. Itu yang tidak bisa kita beli. Kalau disuruh pilih ke Bali atau pulang kampung saya pilih pulang kampung. Silaturahmi dengan keluarga di sini," ucapnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved