Berita Kudus
BREAKING NEWS: Habib Jafar Alkaff Meninggal Dunia di Samarinda
Habib Jafar Alkaff dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 18.00, di Samarinda, Jumat (1/1/2020).
Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Habib Jafar Alkaff meninggal dunia sekitar pukul 18.00, di Samarinda, Jumat (1/1/2020).
Meski sempat simpang siur kabar meninggalnya Habib Jafar Alkaff tokoh Islam kharismatik itu, namun kabar tersebut dibenarkan Mawahib Afkar, anggota DPRD Jawa Tengah.
"Barusan saya komunikasi dengan Habib Ridho yang mendampingi beliau, benar Habib Jafar wafat," ujar dia.
Baca juga: Ayah di Kendal Salurkan Nafsu ke Putri Kandung, Mau Jajan Tak Punya Uang, Istri Sakit Jantung
Baca juga: Wanita Ini Terlanjur Dinikahi TNI Gadungan, Nelangsa Lihat Suami Diborgol ke Markas TNI AL
Baca juga: Mbah Lasimin Hilang di Hutan Grobogan, Sudah Ditemukan, Syarat Bawa 4 Wanita
Baca juga: Pengakuan Gisel dan MYD Sama-sama Mabuk Sebelum Bercinta dan Merekamnya
Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi untuk membawa pulang jenazah melalui pesawat terbang.
"Ini sedang mencari pesawat carteran untuk membawa jenazah pulang," ucapnya.
Mawahib menambahkan, terkait penyebab kematiannya belum bisa memastikan informasi yang benar.
Namun informasi yang diterima Habib Jafar mengeluhkan sakit perut setelah makan sekitar pukul 6 sore tadi.
"Penyebabnya saya kurang tahu pasti, tapi infonya sakit perut setelah makan malam," ujar tokoh masyarakat di Kabupaten Kudus.
Kemudian habib yang memiliki ciri khas jenggot panjang itu dibawa ke Rumah Sakit Tk IV Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.
"Setelah sakit perut itu beliau dibawa ke rumah sakit, dan kabar selanjutnya meninggal dunia," ujar dia.
Meninggalnya Habib Jafar juga dibenarkan dari kerabatnya yakni Habib Umar Muthohar.
"Dapat telpon dari adiknya Habib Jafar benar meninggal, sekarang sedang dipersiapkan ke Kudus," kata Habib Umar.
Habib Umar menyampaikan pemakaman akan dilakukan di Kudus.
Pihaknya mewakili almarhum didampingi kakak dan adik Habib Jafar menjawab kabar yang simpang siur.
"Kami menyampaikan sore tadi almarhum meninggal dunia dan akan dimakamkan besok di Kudus," ujar dia.
Sedangkan untuk waktu pemakaman, pihaknya masih belum bisa memastikan.
"Jamnya nanti akan diinformasikan lebih lanjut," ucapnya.
Dia berdoa agar almarhum meninggal dengan khusnul khotimah dan memohon maaf apabila selama ini ada kesalahan.
"Semoga almarhum husnul khotimah," ujarnya.
Berdasarkan informasi Habib Muh, pemakaman akan dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ploso, Kabupaten Kudus.
"Betul (meninggal dunia), pemakamannya di Ploso," jelas dia.
Dishalatkan di RSUD AWS
Di Samarinda, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdathul Ulama (PWNU) Kaltim Syaparudin mengungkapkan, meninggalnya Habib Ja'far sekira pukul 16.30 Wita di RS TK IV Samarinda.
Jasadnya kemudian dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk proses pemandian dan dishalatkan secara terbatas.
"Beliau meninggal dunia sore tadi sekitar jam 5 sore.
Sekarang sedang proses pemandian di rumah sakit umum dan dishalatkan terbatas," ungkapnya saat dihubungi Tribunkaltim.co (Grup Tribun Jateng).
Sabtu pagi, jenazahnya akan dishalatkan lagi di Bandara Sepingan Balikpapan.
Setelah itu pada pukul 09.00 Wita akan dibawa ke kampung halaman almarhum di Kudus.
Syaparudin sedang berada di RSUD AWS Samarinda menyaksikan prosesi pemulasaraan almarhum.
Dia tidak mengetahui penyakit yang diderita Habib Ja'far sebelum meninggal dunia.
Pasalnya, diketahui bahwa almarhum dalam keadaan sehat walafiat setiba di Samarinda.
"Nah itu, sebenarnya beliau sehat- sehat saja.
Kemarin sempat ada sakit sewaktu di Bali,sehat lagi sewaktu di Samarinda.
Kemudian kami mendapatkan berita beliau meninggal di RS Tk IV," ujarnya. (raf)
Baca juga: Meski Tak Seramai Tahun Baru 2020, Tim SAR Gabungan Tetap Lakukan Pemantauan Gunung Lawu
Baca juga: Begini Pemuda Semarang Habiskan Malam Tahun Baru, Razia Hewan Lapar ke Tempat Sampah dan Pasar
Baca juga: Awal Tahun 2021 PT KAI Hanya Melayani Pemesanan Tiket Pemberangkatan Melalui Online
Baca juga: PAMMI Kota Semarang Ingin Solusi untuk Seniman Musik, Hendra: Kasihan Banyak yang Nganggur
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :