Berita Banyumas
Heboh Cabai Dicat, Kades Nampirejo Temanggung Rela Datang ke Banyumas Sampaikan Permintaan Maaf
Pemdes Nampirejo, Kec Temanggung, Kab Temanggung, datang ke Banyumas ingin ungkapkan permintaan maaf.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Desa (Pemdes) Nampirejo, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, datang ke Banyumas ingin mengungkapkan permintaan maaf terkait ramai pemberitaan cabai yang diberi cat merah, pada Senin (4/1/2021).
Kepala Desa Nampirejo, Panut Sudarno bersama dengan perangkat desa lainnya mengutarakan permintaan maafnya kepada warga Banyumas yang diresahkan dengan cabai yang dicat ini.
"Saya ingin mengucapkan permintaan maaf ke bupati, kapolresta, dan semua warga Banyumas yang resah.
Sekaligus pula menengok ke Banyumas, bagaimanapun juga pelaku BN adalah warga saya.
Tetapi karena melakukan perbuatan kriminal saya serahkan kepada hukum saja," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/1/2021).
Kades menerangkan jika akibat ramainya kasus cabai yang dicat telah berdampak pada petani cabai yang ada di Desa Nampirejo, Kabupaten Temanggung.
"Kalau di desa saya ada sekitar 100 petani cabai. Namun setelah kejadian ini petani cabai di tempat saya menjadi resah dan dampaknya pembeli menurun," tuturnya.
Kepala Desa Nampirejo itu berharap, hukuman pelaku bisa diperingan saat di persidangan nanti.
Karena menurutnya pelaku baru pertama kali melakukan tindakan kriminal dan dianggap sebagai petani yang lugu dan tidak tahu apa-apa.
Dia juga ingin meyakinkan kepada masyarakat Banyumas dan secara umum agar jangan takut membeli cabai yang berasal dari Temanggung.
"Jangan khawatir membeli cabai di Temanggung, karena semuanya aman," katanya.
Dia juga telah mengingatkan kepada para petani cabai di desanya agar peristiwa cabai yang dicat itu tidak terulang kembali.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Banyumas Kompol Berry mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan dan memeriksa pelaku.
"Pelaku memang satu orang ini, sebelum mengecat dia pernah mewarnai cabai menggunakan cengkih namun warna tidak menempel sehingga menyemprotnya dengan cat semprot," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kades-minta-maaf.jpg)