Berita Regional
Kemunculan Cahaya Merah di Puncak Merapi Disebut BPPTKG Bukan Api Diam, Tanda Magma Menuju Permukaan
Munculnya cahaya di puncak Gunung Merapi mendapat tanggapan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Magma ini kan suhunya tinggi, sehingga pada saat dia lebih ke permukaan, maka panasnya menjadi lebih tinggi," tegasnya.
Merapi Siaga
Sementara itu, Kasi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso menambahkan, adanya cahaya di bekas reruntuhan lava 1997 tidak lantas diabaikan dan tetap menjadi data pemantauan.
"Tapi itu tidak bisa diabaikan ada sinar di bekas 97.
Itu masuk dalam data pemantuan," ungkapnya.
Sampai saat ini, BPPTKG masih menetapkan aktivitas Gunung Merapi pada Siaga (Level III).
BPPTKG menetapkan radius bahaya berada 5 Km dari puncak Gunung Merapi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan BPPTKG soal Munculnya Cahaya di Gunung Merapi"
Baca juga: Update Corona Jawa Tengah Selasa 5 Januari 2021
Baca juga: Miris Bocah 7 tahun Hanya Miliki Berat 7 Kg
Baca juga: Cara dan Syarat Ajukan Verifikasi Profil Centang Biru di Instagram
Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari ini Selasa 5 Januari 2021, Berikut Daftar Lengkapnya