Berita Banjarnegara
Curah Hujan Tinggi, Petani Durian Banjarnegara Gagal Panen Raya
Di penghujung dan awal tahun ini mestinya menjadi berkah bagi para petani durian lokal di Kabupaten Banjarnegara.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Di penghujung dan awal tahun ini mestinya menjadi berkah bagi para petani durian lokal di Kabupaten Banjarnegara.
Sayang cuaca akhir-akhir ini kurang bersahabat.
Curah hujan tinggi membuat produktivitas buah menurun.
Petani gagal panen raya.
Pohon-pohon durian yang mestinya siap panen masih jarang berbuah.
Ini yang dikeluhkan petani di Desa Kecamatan Madukara.
Petani durian dari Desa Pekauman Kecamatan Madukara Sugeng mengatakan, produksi buah durian di bulan ini kurang maksimal.
"Harusnya panen sejak sebulan lalu, tapi produksi turun karena curah hujan tinggi, " kataanya, Senin (11/1/2021)
Padahal permintaan durian lokal saat ini masih cukup besar.
Terlebih, salah satu jenis durian yang diproduksi di dusun ini, durian Simimang, termasuk durian unggul.
Durian legit dengan daging warna kuning itu selalu dinanti penggemarnya saat musim panen datang.
Ia mengatakan, selain produktivitas turun, curah hujan tinggi juga memengaruhi rasa buah.
Sebagian buah durian yang dipetik di masa ini terasa hambar atau kurang enak.
Mau tak mau, petani harus menyeleksi buah yang dipetik sebelum dijual.
Pihaknya ingin memastikan, buah yang sampai di tangan konsumen benar-benar enak dan tak mengecewakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/durian-lokal-di-desa-pekauman-kecamatan-madukara-banjarnegara.jpg)