Berita Purbalingga
Sungai Ranu Purbalingga Meluap, Puluhan Rumah Terendam Banjir hingga Satu Meter
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengunjungi korban banjir di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga pada Rabu (13/1/2021
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengunjungi korban banjir di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga pada Rabu (13/1/2021) pagi.
Dari mobil truck terbuka bupati Tiwi mengunjungi warga yang terdampak banjir dengan ketinggian sekira satu meter.
Diketahui sebanyak 80 rumah di Desa Cilapar Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, terendam banjir sejak Selasa (12/1/2021) malam.
Baca juga: Tim Gabungan Bubarkan PKL yang Nekat Buka Setelah Jam 21.00 di Kota Semarang
Baca juga: Jokowi Usulkan Satu Nama Calon Kapolri Ke DPR, Komjen Listyo Sigit Prabowo
Baca juga: Viral Video Sopir Bus Sugeng Rahayu Ugal-ugalan di Madiun Nyaris Tabrak Mobil Arah Berlawanan
Baca juga: Kemenag Jateng Gandeng GP Ansor Perkuat Moderasi Beragama di Masyarakat
Kondisi tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Ranu.
Oleh karena itu warga meminta agar Pemkab melakukan normalisasi sungai tersebut.
Kepala Desa Cilapar, Somlikh mengatakan jika rumah warga yang terdampak banjir terdapat di Kadus I dan Kadus II.
Sementara itu Bupati Tiwi menyampaikan akan membahas usulan normalisasi Sungai Ranu dengan dinas terkait.
Dalam kesempatan tersebut Tiwi juga menyerahkan bantuan kepada korban terdampak banjir.
Hujan yang turun sejak sore menyebabkan debit air naik.
Sementara itu, Kasi Ketertiban Umum Satpol PP Purbalingga, Sutriono menyampaikan, ketinggian air sekitar satu meter.
"Tidak hanya di jalan, air bahkan masuk ke rumah-rumah warga.
Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa," kata Sutrisno kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (13/1/2021).
Ia mengatakan jika kedalaman air di dalam rumah rata-rata sekitar 30 cm.
"Kondisi ini menjadikan warga harus waspada.
Air yang masuk ke rumah sekitar 25 sampai 30 cm," katanya.
Sutrisno menjelaskan pada Selasa (12/1/2021) malam, dia bersama tim gabungan dari Dishub, Karangtaruna, Pemuda Pancasila, dan Banser melakukan patroli keamanan wilayah.
Ketika mendengar informasi banjir di Cilapar, tim langsung merapat untuk memastikan kondisi.
"Kita sedang patroli penerapan PKM, mengamankan lubang jalan, dan kemudian ada info Cilapar banjir," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-purbalingga-dyah-hayuning-pratiwi-saat-mengunjungi-korban-banjir-menggunakan-mobil.jpg)