Komjen Listyo Bisa Buat Jokowi Nyaman Hingga 2024 jika Jadi Kapolri
Benny beranggapan, kritik yang menilai Listyo Sigit terlalu muda untuk menjadi Kapolri tidak ada hubungannya dengan kemampuan dia.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Pelaksana Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto menilai tidak ada masalah dengan dipilihnya Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri. Benny beranggapan, kritik yang menilai Listyo Sigit terlalu muda untuk menjadi Kapolri tidak ada hubungannya dengan kemampuan dia.
"Kalau dari kami memetik pengalaman Pak Tito (Karnavian) dulu, tidak ada masalah. Tunjukkan prestasinya, kinerjanya, kemampuannya, semua menerima. Saya yakin bapak presiden mempertimbangkan itu," kata Benny usai menghadiri rapat di Komisi III, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/1).
Selain itu, kritik juga datang karena Listyo Sigit akan melangkahi dua angkatan setelah Kapolri saat ini Jenderal Idham Azis, yang merupakan Akpol Angkatan 1988.Sementara Listyo merupakan Akpol Angkatan 1991.
Benny justru menilai, jika resmi terpilih, Listyo akan memiliki masa jabatan yang panjang dan bersamaan dengan masa jabatan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden hingga 2024. "Kita lihat ini sampai 2024 masa jabatan presiden, akan lebih nyaman sampai selesai. Daripada nanti dua tahun ganti lagi, dua tahun ganti lagi," ujarnya.
Pendapat senada juga dilontarkan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti yang menyebut tidak ada persoalan institusi Polri dipimpin oleh seseorang berusia muda ataupun angkatan muda."Sepanjang sudah menyandang pangkat Komisaris Jendral, maka sudah dianggap senior meski angkatan atau usianya lebih muda. Dipimpin senior atau junior bukan merupakan masalah di Polri, soliditas Polri tidak akan goyah," kata Poengky.
Menurutnya, penunjukkan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri, merupakan hak prerogatif dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sebelumnya pun Kapolri pernah dijabat seseorang berusia 37 tahun. Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo yang merupakan Kapolri pertama diangkat Presiden Soekarno pada usia 37 tahun.
Dirinya dinilai sukses memimpin senior dan junior anggota Polri selama 14 tahun dan berhasil menjadi ‘Bapak Kepolisian Modern Indonesia’. "Kita juga melihat contoh Jendral Tito Karnavian yang menjadi Kapolri diusia 51 tahun, melewati lima angkatan seniornya. Terbukti, Pak Tito berhasil memimpin Polri dengan sangat baik," paparnya.
Oleh sebab itu, Poengky menyebut Kompolnas dalam memberikan pertimbangan calon-calon Kapolri, merujuk pada kriteria calon Kapolri sesuai Pasal 11 Ayat (6) UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Tentu prestasi, integritas dan rekam jejak menjadi fokus utama serta masa pensiunnya.
"Kompolnas juga memperhatikan keterwakilan dan memastikan regenerasi ditubuh Polri berjalan dengan baik,” katanya. Di samping itu, Poengky mengatakan Kompolnas optimis dengan berjalannya regenerasi di tubuh Polri, akan membuat generasi muda Polri berlomba-lomba meningkatkan profesionalitas dan prestasi untuk dapat melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum guna mewujudkan harkamtibmas.
"Dengan begitu, tantangan di internal bagaimana Polri dapat melanjutkan reformasi kultural Polri dengan sebaik-baiknya. Masyarakat masih melihat ada anggota yang melakukan kekerasan berlebihan, arogan dan bergaya hidup mewah," ujarnya.
"Hal itu harus dikoreksi. Ada Peraturan Kapolri tentang HAM, LHKPN, barang mewah yang harus dilaksanakan pimpinan dan seluruh anggota Polri," sambung Poengky.
Sudah Matang
Mantan Kapolri Tito Karnavian menyebut Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memiliki rekam jejak dan prestasi yang baik, selama menduduki posisi strategis di Polri. Saat menjadi Kapolri, Tito mengetahui Listyo penah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Kepala Divisi Propam Polri.
"Pada saat Kapolda Banten dua tahun. Situasi Banten, saya lihat tenang, cool, dan kinerja yang sangat baik selama di Polda Banten," ujar Tito.
Kemudian, kata Tito, saat menduduki Kadiv Propam, Listyo sangat membantu dirinya terutama mengawasi kinerja anggota, dan itu juga dilakukan dengan sangat baik. "Ditambah dengan pengalaman beliau sebagai Kabareskrim dalam waktu yang juga lumayan panjang satu tahun lebih, yang semua kita menyaksikan bagaimana kinerja beliau," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/presiden-jokowi-dan-ajudannya-listyo-sigit-prabowo.jpg)