Pilwakot Semarang 2020

KPU Tetapkan Hendi-Ita Tetap Pimpin Kota Semarang Hingga 2024

KPU Kota Semarang melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Semarang pada Pemilihan Daerah

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Rabu (23/9) siang, bertempat di Hotel Patra, pasangan petahana wali kota dan wakil wali kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu oleh KPU Kota Semarang resmi dinyatakan sebagai calon tunggal 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - KPU Kota Semarang melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Semarang pada Pemilihan Daerah Tahun 2020 di Hotel Pesonna Jl. Depok Kota Semarang, Kamis (21/1).

Penetapan tersebut dilakukan setelah tidak adanya pihak yang mengajukan keberatan terhadap hasil Pemilihan Wali Kota Semarang tanggal 9 Desember 2020 lalu, ke Mahkamah Konstitusi.

Dengan begitu maka pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) bersama Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) secara resmi akan tetap memimpin Ibu Kota Jawa Tengah hingga tahun 2024, dengan perolehan suara sebanyak 716.693.

Atas penetapan tersebut, Hendi selaku calon Wali Kota Semarang petahana mengaku bersyukur.

"Alhamdulillah, hari ini semuanya menjadi jelas, karena secara resmi dapat disebutkan persentase hasilnya, partisipasinya, serta jumlah suara seluruhnya.

Jadi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, sehingga kami bisa mendapatkan kemenangan dengan persentase 91,56%," tutur Hendi.

Hendi pun mengungkapkan kedepan akan fokus berkomitmen untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya.

"Mudah - mudahan yang akan kita lakukan bisa berjalan dengan baik.

Semuanya jadi prioritas, terutama untuk kita bisa bangkit dari keterpurekan karena pandemi Covid-19, dari sisi medis harus disentuh, namun di satu sisi kita tidak boleh membuat ekonomi mati.

Maka kami siapkan kebijakan agar ekonomi tetap jalan, tapi dengan prokes," tekannya.

Sebagai contoh, terkait Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat yang akan berakhir pada 25 Januari 2021, Hendi yang baru saja dipastikan terus akan memimpin Kota Semarang, sebenarnya ingin tak memperpanjangnya.

Meskipun begitu, dirinya belum bisa menentukan kepastiannya saat ini, dan masih harus melihat perkembangan tiga hari kedepan. 

"Ini kan masih hari Kamis, kita masih punya Jumat, Sabtu, Minggu. Tapi sebagai sebuah informasi, sampai hari ini, jumlah penderita Covid-19 sudah mulai menurun.

Sebelum 11 Januari penderitanya di atas 1.000, sekarang sudah pada angka 800an.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved