Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pembuat Hoaks TNI Meninggal Setelah Vaksinasi di Gresik Bernama Tri Setyo, Benarkah Pecatan Marinir?

Identitas pembuat hoaks atau berita bohong TNI di Gresik meninggal seusai vaksinasi sudah terkuak.

tribunjateng.com/handout/dna
Pembuat hoaks TNI tewas setelah suntik vaksin coronavirus di Gresik. 

Berikut foto Tri Setyo pelaku pembunuhan istri Kades Sidojangkung.

Pelaku pembunuhan istri Kades Sidojangkung, Gresik.
Pelaku pembunuhan istri Kades Sidojangkung, Gresik. (tribunjatim.com)

Selanjutnya adalah foto pelaku pembuat hoaks TNI meninggal setelah vaksin di Gresik. 

Pembuat hoaks TNI tewas setelah suntik vaksin coronavirus di Gresik.
Pembuat hoaks TNI tewas setelah suntik vaksin coronavirus di Gresik. (tribunjateng.com/handout/dna)

"Polda Jatim dan Polres Gresik mengamankan satu tersangka, sudah diamankan kemarin.

Pelakunya orang Gresik," ucap Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet kepada awak media di Mapolres Gresik, Rabu (20/1/2021).

Didampingi Kepala Penerangan Kodam V Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali menambahkan, tersangka adalah pembuat dan penyebar berita bohong itu melalui whatsapp.

"Sementara satu, pelaku utamanya langsung kemudian penyebaran.

Posisinya ada di Gresik," tegas Jenderal Bintang Satu ini.

Disinggung mengenai motif tersangka yang menyebarkan berita bohong, pihaknya mengaku tim penyidik masih mendalami.

Pihaknya menegaskan bahwa tersangka adalah warga yang berdomisili di Gresik dan memiliki KTP Gresik.

Pelaku dijerat dengan Pasal 45A ayat 1 Undang-undang RI nomor 19/2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo pasal 28 Ayat 1 Undang-undang RI No.11 th 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik.

Ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.

Waka Polda Brigjend Pol Slamet meminta masyarakat Indonesia untuk ikut mensukseskan program vaksinasi yang sedang berjalan.

Pihaknya menyampaikan bahwa vaksin tersebut aman, orang nomor dua di Jawa Timur yang disuntik vaksin ini mengaku sehat bahkan bisa ikut memberikan keterangan di Gresik.

"Progam vaksinasi adalah ikhtiar bagi bangsa Indonesia agar terhindar dan bebas Covid-19 agar segera terhindar dan terbebas dari Pandemi Covid-19, bahwa sampai dengan saat ini kondisi saya baik-baik saja," pungkasnya.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved