Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

Audiensi Virtual ke Menko Perekonomian, Rektor UKSW Minta Pemerintah Perkuat Tracking Covid-19

Peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia dipandang perlu adanya skenario alternatif.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
Istimewa
Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartanto saat audiensi bersama Rektor UKSW Salatiga secara virtual, Jumat (29/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Peningkatan kasus virus Corona (Covid-19) di Indonesia dimana penularannya sudah menembus angka satu juta kasus dipandang perlu adanya skenario alternatif berkaitan dengan tata kelola pandemi dan dampak-dampaknya.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga Neil Semuel Rupidara dalam audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto secara virtual melalui platform zoom meeting.

Menurut Neil, diantaranya sejumlah evaluasi perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya adalah kondisi masyarakat yang relatif tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan di ruang publik. 

"Ini perlu adanya langkah pendisiplinan dari pemerintah untuk membentuk perilaku adaptif terhadap kondisi pandemi atau new normal. Kemudian, Melihat virus corona yang terus bermutasi secara genetik, pemerintah perlu memikirkan skenario alternatif apabila vaksin tidak memunculkan herd immunity. Kami juga terus berharap di samping vaksin pemerintah tetap memperkuat contact tracing dan isolasi,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Jumat (29/1/2021)

Neil mengakun mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah saat ini. Meski demikian, perlu dibentuk kerangka kerja yang efektif untuk meminimalkan penyebaran kasus Covid-19 sehingga meskipun tidak turun drastis minimal dapat turun secara konsisten. 

Ia menambahkan, antaranya melalui penguatan kembali sistem dan badan surveilans, audit, serta intervensi kesehatan masyarakat seperti balai-balai vektor. 

"Itu perlu pengembangan di sektor sains dan teknologi sebagai basis pembangunan bangsa ke masa depan. Beberapa di antaranya seperti pendirian laboratorium biomolekuler BSL3," katanya

Rektor UKSW Salatiga menyatakan dengan berbagai bidang keahlian yang dimiliki senantiasa siap mendukung pemerintah serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa dalam konteks penanggulangan Covid maupun kemajuan Indonesia.

Kemenko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh UKSW dalam membantu pemerintah mengatasi pandemi. 

Airlangga melihat, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang dihadirkan lembaga dunia serta didukung berbagai kebijakan pemerintah dimulai tahun lalu dirinya cukup optimistis.

"Perekonomian Indonesia tumbuh optimis atau positif sama seperti sejumlah negara lainnya. Optimisme juga didorong oleh program vaksinasi tahap pertama yang sedang berjalan saat ini," ujarnya

Airlangga menyebutkan, pemerintah saat ini tengah menjalankan program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), dukungan kebijakan untuk pemberdayaan UMKM, penyusunan Daftar Prioritas Investasi (DPI), dan pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau SWF.  

Kemudian lanjutnya, anggaran terkait dengan alokasi pemulihan ekonomi di tahun 2021 besarnya Rp 553 triliun. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved