Breaking News:

Berita Kecelakaan

Bocah Klaten Kecelakaan Tabrak 8 Motor di Bantul Yogya, Ayah atau Anak Dipenjara? Ini Kata Polisi

Penyidikan insiden laka lantas yang melibatkan 8 kendaraan bermotor dengan satu korban meninggal di Jalan Majapahit, Banguntapan, Kabupaten Bantul

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Barang bukti kecelakaan di depan RSPAU Hardjolukito pukul 18.30, Rabu (27/01/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BANTUL - Kasus kecelakaan maut bocah Klaten bisa berujung pidana dan penjara.

Penyidikan insiden laka lantas yang melibatkan 8 kendaraan bermotor dengan satu korban meninggal di Jalan Majapahit, Banguntapan, Kabupaten Bantul Rabu (27/1/2021) lalu terus berlanjut.

Pengemudi berinisial EHS (13) warga Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten disangkakan pasal 310 Undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tengan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan pidana 6 tahun penjara sesuai pasal 310 ayat 4 dalam hal kecelakaan sebagaimana mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 1 Keluarga Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Ayah Tergantung

Kenangan Brigjen Abiyoso Wakapolda Jateng dengan Aiptu Janadi: Jalankan Tugas Lebihi Panggilan Tugas

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Komedian Murfi Sembako Meninggal Dunia

Sosok Aiptu Janadi di Mata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang: Seperti Ada yang Hilang

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto menjelaskan, saat ini kasus tersebut masih ditangani Polres Bantul.

Tahapan penyidikan sedang dilalui, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan keperluan penyidikan lainnya.

"Ditangani Polres Bantul. Ya saya kira pemeriksaan saksi-saksi sudah karena kejadian kan kemarin. Yang lebih jelas ya di Polres Bantul. Tapi penyidikan sudah dilakukan," katanya, saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (29/1/2021).

Yulianto menilai dalam kasus tersebut, orang tua lalai dalam mengawasi anaknya.

Seharusnya anak usia 13 tahun tidak diperkenankan untuk mengemudi kendaraan bermotor.

Jika terbukti orang tua dengan sengaja memberikan kesempatan pada anak di bawah umur untuk mengemudi kendaraan pun secara hukum orang tua tersebut tidak bisa menggantikan pertanggung jawaban.

"Cuma secara moral orang tua tetap harus bertanggung jawab," imbuh Yulianto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved