Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga Indonesia

Persib Bandung Pernah Dibuat Panik gara-gara Sarung Tangan Kiper, Begini Ceritanya

Kabarnya para penjaga gawang Persib saat itu lupa membawa sarung tangan mereka untuk bermain.

Kompas.com/Istimewa
Konvoi tim Persib Bandung memakai bus Bandros seusai keberhasilan Maung Bandung menjuarai Liga 1 2014 dengan kemenangan 5-3 adu penalti (2-2 waktu normal) atas Sriwijaya FC pada 7 November 2014.(DOK TABLOID BOLA/HERKA YANIS PANGARIBOWO) 

Akan tetapi, masalah yang lebih rumit kemudian muncul. Dalam technical meeting sebelum pertandingan, AFC menyatakan jersey yang akan digunakan tim Persib di LCA 1995 tidak sesuai regulasi.

Pasalnya, Persib tidak memiliki sponsor apparel resmi. Selain itu, sejumlah regulasi terkait detail dalam jersey Persib pun melenceng dari regulasi AFC.

"Sebenarnya, saya juga kurang tahu detail permasalahannya waktu itu. Kalau tidak salah, awalnya kiper kita itu lupa membawa sarung tangan atau jersey gitu," kata legenda Persib era 1990-an, Yudi Guntara kepada Kompas.com.

"Terus pada saat technical meeting itu jersi yang akan digunakan tim Persib dinyatakan tidak sesuai regulasi," sambung pemain yang masuk dalam skuad Persib di LCA 1995 itu.

Setelah mendapat pernyataan dari AFC terkait jersi yang akan digunakan tidak sesuai regulasi, kubu Persib mulai panik.

Sebab, bila mengabaikan aturan tersebut, ada kemungkinan Persib tidak bisa bertanding melawan Bangkok Banks. Akibat yang lebih fatal, mungkin saja Persib bisa di diskualifikasi.

Bukan perkara mudah untuk mencari sponsor apparel resmi hanya dalam waktu sehari. Untungnya, tim tuan rumah bersedia membantu Persib menuntaskan masalah tersebut.

 
Pihak Bangkok Banks menawari Persib bertemu dengan perwakilan FBT, apparel olahraga asal Thailand, yang juga menjadi sponsor apparel Bangkok Banks.

Indra Thohir selaku perwakilan Persib pun menyambut baik tawaran tersebut.

Dia bersama asistennya bergegas menemui perwakilan FBT.  Akan tetapi, dalam perjalanan, kendaraan yang ditumpangi Thohir bersama asistennya itu terjebak macet.

Karena memburu waktu, Thohir dan asistennya memilih turun dari kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, menyusuri jalanan kota Bangkok yang padat.

Akhirnya, Thohir bertemu dengan perwakilan FBT. Pihak FBT juga menyambut baik Persib dan bersedia membantu mereka.

Saat itu pihak FBT tidak hanya bersedia menyediakan jersi pertandingan saja, melainkan juga satu set perangkat apparel olahraga lainnya seperti jersi, kostum latihan, dan training packs.

"Jadi akhirnya Persib bisa bertanding dengan jersi dari FBT. Itu semua prosesnya langsung dikerjakan dari mulai sablon dan lain sebagainya," ujar Yudi.

"Dan jersey itu kami pakai waktu main di Stadion Siliwangi juga, di leg kedua melawan Bangkok Banks. Jadi selama main di LCA itu kami terus pakai apparel dari FBT," imbuh dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved