Breaking News:

Features

Nasib Sutiah Penjual Buah Nanas di Pemalang saat Musim Hujan: Saat Gelap Nanas Saya Bawa Pulang Lagi

Sutiah perempuan yang belum genap 30 tahun termenung di salah satu sudut jalan Pantura Kabupaten Pemalang

TribunJateng.com/Budi Susanto
Sutiah termenung menunggu pelanggan, di lapak buah nanas seadanya yang terletak di Jalan Pantura Pemalang, Sabtu (30/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Sutiah perempuan yang belum genap 30 tahun termenung di salah satu sudut jalan Pantura Kabupaten Pemalang.

Ia duduk di bahu jalan, di lapak seadanya berpayung lumayan besar, beberapa nanas juga nampak tertata di lapaknya.

Sembari menahan kantuk, ia terus menunggu pengguna jalan mampir untuk membeli buah nanas yang ia jajakan.

Meski demikian, namun tak terlihat ada pengguna jalan yang mampir. Sementara itu langit di Kabupaten Pemalang pun mulai diselimuti mendung gelap.

Tetesan air hujan pun mulai menghiasi wilayah Pemalang dan sekitarnya. Meski tak terlalu deras, namun angin berhembus cukup kencang.

Kondisi itu tak membuat Sutiah beranjak, ia tetap bertahan dan berteduh di bawah payung dilapaknya.

Tak begitu lama, hujan mulai reda, namun lapak nanas Sutiah tetap tak terkunjungi.

Sembari kembali menata dagangan, ia mengucap hanya bisa sabar, berdagang di tengah musim hujan.

"Mau bagaimana lagi, kalau musim hujan memang seperti ini kondisinya. Apalagi kalau tidak punya lapak permanen," keluhnya, Sabtu (30/1/2021).

Di tengah penantiannya, Sutiah warga Kecamatan Belik Pemalang bercerita, meski di desanya nanas melimpah, tapi ia tak bisa menjualnya.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved