Puisi Chairil Anwar, Aku Ini Binatang Jalang
Puisi Aku Chairil Anwar Kalau sampai waktuku 'Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kump
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Berikut Puisi Aku Chairil Anwar
Aku
Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Baca Juga
| Puisi Chairil Anwar Aku Ini Binatang Jalang |
|
|---|
| Puisi Aku Chairil Anwar, Aku Binatang Jalang |
|
|---|
| Puisi Aku Chairil Anwar, Aku Ini Binatang Jalang |
|
|---|
| 10 Puisi Kemerdekaan Karya Penyair Indonesia, Cocok untuk 17 Agustus dan Perayaan HUT Ke-80 RI |
|
|---|
| Dewan Kesenian Kota Tegal Usulkan Chairil Anwar Sebagai Pahlawan Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Puisi-Aku-Chairil-Anwar-Aku-Ini-Binatang-Jalang.jpg)