Berita Viral
Debat Sengit dengan Abu Janda soal Kata Evolusi, Ketua KNPI: Kamu Asal Bunyi
Abu Janda dan Ketua KNPI Harris debat sengit. Abu Janda memaparkan jika arti evolusi tak ada hubungannya dengan genetika.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
Menurut Abu Janda, kata evolusi bisa digunakan dalam berbagai hal.
Abu Janda mengaku hanya mempertanyakan jalan pikiran Natalius Pigai.
"Evolusi bisa dipakai dalam evolusi akhlak, evolusi akal. Konteksnya kalau saya kemarin evolusi otak, otak lo di mana, lo taruh di mana?" ujar Abu Janda.
Abu Janda menduga ada sosok yang sengaja memplintir cuitannya.
"Jadi ini hanya pelintiran ke teori Darwin cuma pelintiran sepihak dari pihaknya Bang Haris," tambahnya.
Jika kata evolusi dikaitkan dengan teori Darwin, Abu Janda menyebut, dia pun tak mempercayai teori tersebut.
Abu Janda mempercayai jika manusia pertama adalah Nabi Adam.
"Kita tidak percaya teori Darwin, kita meyakini Nabi Adam manusia pertama di bumi. Maaf, cuma atheis, cuma orang yang enggak percaya Tuhan yang percaya teori Darwin," ujarnya.
Abu Janda lantas menunding Rocky Gerung orang yang pertama kali memplintir cuitannya.
"Orang pertama yang memelintir ini, yang mengaitkan dengan teori Darwin ini adalah Rocky Gerung."
Haris, Ketua KNPI lalu menilai Fermadi Arya ini asal bunyi.
"Soal revolusi akhlak yang digencar FPi itu kaanya bkan evokusi tapi revolusi, evolusi dengan revolusi sangat berbeda," ujar ketua KNPI.
Diketahui, dalam akun Twitternya @permadiaktivis1, Abu Janda menyinggung Natalius Pigai yang mengomentari kapasitas mantan Kepala BIN Hendropriyono dalam sebuah berita berjudul 'Pigai ke Jenderal Hendropriyono: Apa Kapasitas Bapak di Negeri Ini'.
Abu Janda lantas membalas cuitan Natalius Pigai dan memaparkan sejumlah jabatan yang pernah diduduki Hendropriyono.
Abu Janda lantas mempertanyakan balik kapasitas Pigai. Dia kemudian mempertanyakan hal yang dinilai KNPI sebagai sebuah ujaran diduga rasisme, yakni pertanyaan soal apakah Pigai sudah selesai berevolusi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/permadi-arya-sewa-puluhan-pengacara.jpg)