Breaking News:

Berita Banjarnegara

Anak-anak Balapan Motor Liar Nangis Dijemput Orangtua di Banjarnegara, Minta Ampun dan Janji

Pebalap liar dipaksa untuk menghancurkan knalpot brongnya menggunakan palu dan batu.

Istimewa
Sejumlah pemuda diamankan Polres Banjarnegara karena aksi balap liar, Sabtu malam (30/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pebalap liar dipaksa untuk menghancurkan knalpot brongnya menggunakan palu dan batu.

Sebelumnya, Polres Banjarnegara sempat membubarkan aksi balap liar Sabtu tengah malam (30/1/2021) di Jalan Raya perbatasan kecamatan Bawang dan Sumampir.

Dari kejadian tersebut, polisi menangkap 13 orang dan menyita 7 unit sepeda motor.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto melalui Kasat Shabara AKP Agustinus Krisdwiantoro mengungkapan, setelah para pemuda itu dibawa ke Polres Banjarnegara, pihaknya memanggil orang tua mereka.

Seorang pemuda di antaranya bahkan terlihat menangis dan bersimpuh kepada orangtuanya.

"Sepeda motor yang menggunakan knalpot brong kami suruh lepas dan diganti knalpot aslinya," katanya, Senin (1/2/2021).

Setelah knalpot brong dihancurkan hingga gepeng menggunakan palu dan batu, polisi menyuruh barang itu untuk dibawa pulang pemiliknya.

Pihaknya punya alasan mengapa menyuruh pemuda itu menghancurkan knalpotnya.

Ini agar ia tak bisa memanfaatkan knalpotnya lagi yang sudah hancur tak berbentuk.

Pihaknya juga tak ingin dibilang memanfaatkan barang bukti sehingga knalpot itu dibawa pulang pemiliknya.

Adapun sepeda motor lainnya yang tidak dilengkapi plat, spion dan tidak membawa surat-surat ditindak sesuai peraturan.

Pihaknya akan terus menggelar patroli guna mencegah berbagai tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

"Mohon kerjasamanya seluruh masyarakat apabila ada balap liar segera melaporkan kepada pihak kepolisian," tandasnya.

(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved