Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banjarnegara

Tak Percaya Begitu Saja Pengakuan Nenek Diduga Pencopet di Pasar Mandiraja, Polisi Datangi Rumahnya

Wajar jika warga pasar tak tega memukuli wanita itu usai kepergok tangannya masuk di tas pengunjung

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
tangkapan layar/ist
Ibu diduga mencopet saat diamankan warga Pasar Mandiraja menuju Polsek Mandiraja (tangkapan layar/ist) 

Tak Percaya Begitu Saja Pengakuan Nenek Diduga Pencopet di Pasar Mandiraja, Polisi Datangi Rumahnya

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kisah nenek diduga pencopet di Pasar Mandiraja sempat menuai perhatian publik.

Pasalnya, dilihat dari kondisi fisiknya yang lemah, perempuan itu tidak ada pantasnya disebut pencuri.

Tubuhnya mungil dan kurus.

Punggungnya sudah agak membungkuk.

Kulit wajahnya telah kendur. 

Wajar jika warga pasar tak tega memukuli wanita itu usai kepergok tangannya masuk di tas pengunjung.

Punya Badan Kekar Berotot, Monica Sinatra Diprotes Orangtua dan Sering Dapat Omongan Jelek

Ikatan Cinta Malam Ini 2 Februari: Andin Cium Tangan Aldebaran, Pembunuh Roy Segera Terungkap

Pria Nangis Sambil Masak, Orderan 60 Nasi Kotak Dibatalin, Harus Kembalikan DP, Begini Nasibnya Kini

Durian Kartana Desa Nangkod Purbalingga Diajukan Sertifikasi Varietas Unggul Lokal, Ini Kelebihannya

Warga hanya menginterogasi dan membentak wanita itu lalu menyerahkannya ke kantor polisi.

Polisi pun lantas mengorek keterangan dari bibir perempuan itu. 

Kapolsek Mandiraja AKP Suyit Munandar mengatakan, wanita itu sempat terlihat syok atau ketakutan usai ditangkap.

Pihaknya pun tak langsung memeriksanya.

Butuh waktu beberapa jam untuk memulihkan kondisi psikologisnya sehingga siap untuk diperiksa. 

"Kami butuh waktu untuk memeriksanya sampai dia siap, " katanya, Selasa (2/2/2021) 

Hingga polisi akhirnya bisa memintai keterangan perempuan itu.

Dari hasil pemeriksaan pihaknya, diperoleh informasi juga mengenai latar belakang keluarga perempuan tua itu. 

RT, perempuan kelahiran 1972 tinggal di sebuah desa di Kabupaten Cilacap bagian barat. 

Ia hidup sebatang kara di rumahnya.

Anaknya pergi merantau ke luar kota.

Sementara suaminya pergi entah kemana tak pernah pulang. 

"Dia tinggal sendirian di rumah. Suaminya pergi, anaknya merantau, " katanya

Tetapi polisi tak langsung percaya begitu saja dengan keterangan RT.

Bisa saja kesaksian yang diberikan tidak sesuai keadaan sebenarnya.

Karena itu, Kapolsek memerintahkan anggotanya untuk mengkroscek kebenaran informasi tersebut. 

Tempat tinggal RT dilacak. 

Ternyata benar, kondisi RT memang memprihatinkan.

Ia tinggal sebatang kara di rumah.

Ia ditinggal pergi suami entah kemana.

Sedangkan anaknya merantau ke luar kota.

Ia juga melihat kondisinya ekonominya yang lemah. 

Karenanya, bisa jadi, jika benar ia bersalah, nenek itu mungkin terpaksa mencuri karena himpitan ekonomi. 

"Setelah kami cek, benar dia tinggal sendiri di rumah, " katanya

Pihaknya pun menerapkan wajib lapor kepada RT setiap hari Kamis.

Jika Kamis besok wanita itu menunaikan kewajibannya datang ke Mapolsek Mandiraja, pihaknya berencana memberikan santunan kepada RT.

Ini sekaligus untuk memotivasi wanita tua itu agar tidak mengulang lagi perbuatannya di masa mendatang.

RN (50) Warga Sidareja, Cilacap yang tertangkap saat melakukan aksi pencopetan di Pasar Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (30/1/2021).
RN (50) Warga Sidareja, Cilacap yang tertangkap saat melakukan aksi pencopetan di Pasar Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (30/1/2021). (KOMPAS.COM/Tangkapan Layar)

Sebelumnya, viral kisah nenek yang diduga mencopet di Pasar Mandiraja, Sabtu (30/1/2021).

Wanita itu sempat memasukkan tangannya ke tas pengunjung pasar, namun ka keburu kepergok.

Usai dimarahi pemilik tas Ia lantas meninggalkan tempat itu  menuju tukang ojek.

Nahas warga pasar meneriakinya hingga ia tertahan.

Ia diinterogasi dan dibentak habis-habisan oleh warga yang terus menjambak kerudungnya hingga ia tak berkutik. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved